Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Untuk pertama kalinya, para ilmuwan memperkirakan berapa banyak Tyrannosaurus rex (T. rex), yang disebut raja dinosaurus, yang pernah menghuni Bumi.
Jumlahnya mengejutkan. Ada 2,5 miliar Tyrannosaurus rex hidup dan mati selama sekitar 2,4 juta tahun spesies itu bertahan di planet ini, menurut sebuah studi baru yang akan diterbitkan dalam jurnal Science pada Jumat ini.
Studi ini dapat membantu mengontekstualisasikan catatan fosil dan kelangkaan penemuan fosil organisme prasejarah tertentu, menurut ketua peneliti Charles Marshall, direktur Museum Paleontologi Universitas California.
"Bagi saya, sungguh menakjubkan kita bisa mendapatkan angka," kata Marshall kepada Axios." Beberapa orang bertanya kepada saya, 'Bagaimana angka Anda dibandingkan dengan angka lain dari total yang pernah hidup?' Jawabannya adalah tidak bisa, karena (pembandingnya) tidak ada."
Tim peneliti tidak dapat menggunakan catatan fosil yang masih terbatas untuk memperkirakan populasi spesies. Jadi, mereka lantas menggunakan Hukum Damuth, yang menjelaskan hubungan antara kepadatan populasi dan massa tubuh.
Hubungan yang digunakan dalam ekologi populasi umumnya menyatakan bahwa spesies dengan ukuran tubuh lebih besar cenderung memiliki kepadatan populasi yang lebih rendah.
Para peneliti kemudian menghitung massa tubuh rata-rata dari T. rex, yaitu rata-rata 5.200 kilogram (kira-kira 11.460 pon). Dengan menggunakan massa tubuh, tim menghitung bahwa spesies tersebut memiliki kepadatan populasi sekitar satu individu per 40 mil persegi atau 103 km2 .
Jika diilustrasikan, ada sekitar 6 T.rex untuk area seluas DKI Jakarta.
Dengan informasi ini dan perkiraan wilayah geografis yang ditempati spesies tersebut, para peneliti dapat memperkirakan bahwa sekitar 20.000 T. rex hidup pada satu waktu tertentu.
Untuk menemukan jumlah total T. rex yang hidup di Bumi, tim mengalikan populasi spesies pada era serupa dengan jumlah generasi yang direntangkannya (sekitar 127.000). Jumlah itu mereka tentukan dengan membagi berapa lama keberadaan spesies itu di Bumi dengan usia hidup T.rex - - sekitar 19 tahun.
Lebih lanjut, Marshall mengakui ketepatan analisis itu masih "rendah" dan ini terutama disebabkan oleh ketidakpastian tentang akurasi hubungan antara massa tubuh hewan hidup dan kepadatan populasinya, bukan data paleontologis yang digunakan tim. (Axios.com/M-2)
Meski hampir sebesar Tyrannosaurus rex dan termasuk dalam kelompok teropoda kelompok yang sama dengan predator ganas seperti Deinocheirus bukanlah pemburu berdarah dingin.
Studi terbaru mengungkap bayi sauropoda yang tak berdaya adalah sumber energi utama bagi predator seperti Allosaurus.
Penelitian terbaru menunjukkan lubang besar di bagian atas tengkorak dinosaurus T. rex bagian dari sistem termoregulasi yang mirip dengan “pendingin udara” alam
Tanah tersebut dibiarkan begitu saja selama sekitar satu abad, dan kemudian muncullah pembangunan tempat parkir.
Tyrannosaurus rex (T-Rex) dikenal sebagai predator puncak paling menakutkan di era dinosaurus. Rahangnya yang luar biasa kuat membuatnya seolah tak terkalahkan.
Fosil-fosil ini memperlihatkan segregasi usia telur dan anak-anak ditemukan di satu area, sedangkan individu yang lebih tua berada di area lain yang dianggap sebagai tanda perilaku
Tiga rahang, termasuk satu milik anak-anak, gigi, tulang belakang, dan tulang paha ditemukan di sebuah gua yang dikenal sebagai Grotte à Hominidés di Thomas Quarry di Casablanca, Maroko
Jurnal Nature, mengungkap temuan fosil manusia purba berusia sekitar 770 ribu tahun di Grotte à Hominidés, sebuah gua di wilayah barat daya Casablanca, Maroko.
Penemuan ini merupakan buah dari penantian panjang. Pada tahun 2009, para ilmuwan menemukan fosil kaki berusia 3,4 juta tahun dengan struktur jari yang dirancang untuk memanjat pohon.
Fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Indonesia berhasil memulangkan lebih dari 28 ribu koleksi fosil yang sebelumnya dibawa keluar negeri pada masa awal penelitian arkeologi dilakukan.
Meski demikian, struktur pergelangan dan telapak tangannya masih mirip gorila, sehingga genggamannya kuat tetapi belum sepresisi manusia awal seperti Homo habilis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved