Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sekian lama berada di Belanda, fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man akhirnya pulang ke pangkuan Ibu Pertiwi. Koleksi berharga ini kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam konferensi pers, Rabu (17/12), mengonfirmasi bahwa Direktur Naturalis Biodiversity Center Belanda, Marc Beukenboom, secara langsung membawa artefak tersebut ke Indonesia. Langkah ini menjadi tonggak sejarah baru dalam upaya repatriasi benda-benda bersejarah milik bangsa.
Fosil yang dipulangkan ini merupakan bagian dari koleksi paleoantropolog dan geolog ternama, Eugene Dubois.
Penemuan Dubois di Trinil pada akhir abad ke-19 tersebut terdiri atas komponen-komponen vital yang mengubah cara dunia memandang evolusi manusia, yakni tulang paha, gigi geraham, serta tengkorak.
"Hari ini, kita menandai sebuah momen bersejarah, kepulangan Manusia Jawa ke Nusantara. Kembalinya mahakarya dari 28.131 fosil dari koleksi Dubois akar budayanya ke tanah dimana kisah ini bermula," ujar Menteri Kebudayaan dengan penuh rasa bangga.
Kepulangan Java Man hanyalah permulaan. Koleksi Dubois secara keseluruhan mencakup puluhan ribu spesimen yang memiliki nilai saintifik luar biasa. Pemerintah berencana untuk memajang fosil ini secara permanen di Museum Nasional, tepatnya di Ruang Kertajasa, Gedung A, dalam pameran tetap Sejarah Awal.
Terkait distribusi koleksi lainnya, Fadli Zon membuka kemungkinan untuk menempatkan sebagian artefak di situs asalnya.
"Koleksi yang lain nanti akan kita lihat, ada sebagian di sini, mungkin ada sebagian, kita akan berpikir kita letakkan di Sangiran," tambahnya.
Sementara itu, Marcel Beukenboom menegaskan bahwa koleksi Dubois bukan sekadar benda mati, melainkan kunci penting dalam memahami silsilah manusia. Ia berharap repatriasi ini menjadi jembatan bagi kerja sama penelitian yang lebih erat antara Indonesia dan Belanda.
"Barang-barang ini memberi pengetahuan baru tentang asal kita dan sejarah kita, dan memainkan peran besar pada bagaimana kita memikirkan evolusi manusia," papar Beukenboom.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
"Saya percaya ini adalah langkah pertama menuju masa depan di mana kami akan terus berkolaborasi dalam penelitian dan memperkuat hubungan kultur dan sains. Anda bisa bergantung pada kami," pungkasnya.
Hadirnya Java Man di Museum Nasional diharapkan tidak hanya menarik minat wisatawan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda Indonesia untuk mengenal lebih dalam mengenai sejarah panjang kehidupan di Nusantara. (Ant/Z-1)
Guru Besar Sejarah dan Kebudayaan Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Amelia Fauzia menilai, kehadiran buku ini sebagai capaian penting dalam penulisan sejarah nasional.
KEMBALINYA 28 ribu koleksi Dubois dari Belanda ke Indonesia menjadi sebuah bentuk kebanggaan sekaligus kemerdekaan ilmiah. Pithecanthropus Erectus atau ‘Manusia Jawa’
Pengembalian fosil ini menjadi tonggak penting dalam upaya mengembalikan warisan budaya bangsa ke tanah air sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pusat peradaban dunia.
KEBIJAKAN kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia mendapat kritikan tajam Sejarawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Edy Budi Santoso.
Ketiga destinasi wisata sejarah tersebut adalah Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, serta Museum Tekstil.
Selama pengelola museum masih menerima dana dari APBN, masyarakat tidak seharusnya dibebani biaya tinggi untuk mengakses fasilitas negara.
Kenaikan tarif Museum Nasional dari sebelumnya yang sebesar Rp25.000 merupakan langkah krusial untuk memenuhi standar pemeliharaan internasional.
Sebagai lembaga yang dikelola pemerintah, Museum Nasional mengemban tanggung jawab moral untuk mempermudah akses pendidikan bagi warga negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved