Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Ini Daftar Hewan yang Selamat saat Dinonaurus Punah

Intan Safitri
23/2/2026 21:50
Ini Daftar Hewan yang Selamat saat Dinonaurus Punah
Ilustrasi evolusi ayam(Doc chooks.co.nz)

SEKITAR 66 juta tahun lalu, sebuah asteroid menghantam wilayah yang kini dikenal sebagai Kawah Chicxulub di Meksiko. Dampaknya memicu peristiwa kepunahan massal yang disebut K-Pg extinction. Semua dinosaurus non-unggas lenyap. Namun tidak semua kehidupan ikut tamat. Beberapa kelompok hewan justru bertahan dan menjadi fondasi ekosistem modern.

Berikut ini daftar kelompok hewan yang menurut sumber-sumber ilmiah American Museum of Natural History dan Encyclopaedia Britannica terbukti lolos dari bencana global tersebut.

Burung: Dinosaurus yang Masih Hidup

Fakta paling menarik, burung adalah dinosaurus yang selamat. Secara evolusi, burung modern berasal dari kelompok dinosaurus theropoda. Ketika spesies seperti Tyrannosaurus rex punah, garis keturunan yang mengarah pada burung justru bertahan.

Penelitian paleontologi menunjukkan burung purba yang berukuran kecil dan mungkin pemakan biji punya peluang hidup lebih besar karena bisa beradaptasi di lingkungan yang hancur pasca-tabrakan asteroid. Jadi setiap kali melihat ayam atau elang, secara teknis kita sedang melihat “dinosaurus modern”.

Buaya dan Kura-Kura: Reptil Tahan Krisis

Kelompok crocodilian seperti buaya dan alligator sudah ada sebelum kepunahan massal dan tetap bertahan sesudahnya. Mereka hidup di perairan tawar dan punya metabolisme lambat, yang diduga membantu mereka bertahan saat sumber makanan menipis drastis.

Kura-kura juga termasuk penyintas. Fosil menunjukkan garis keturunannya melewati batas K–Pg tanpa punah total. Adaptasi hidup di air dan pola makan fleksibel kemungkinan menjadi faktor kunci.

Mamalia Kecil: Awal Dominasi Baru

Saat dinosaurus menguasai daratan, mamalia masih kecil, mirip tikus, dan hidup di bawah bayang-bayang reptil raksasa. Justru ukuran kecil dan kebiasaan hidup tersembunyi ini menjadi keuntungan. Setelah dinosaurus punah, mamalia berevolusi cepat dan mengisi relung ekologi yang kosong.

Dari kelompok inilah kemudian muncul primata, paus, kucing besar, hingga manusia.

Amfibi dan Ikan Tertentu

Katak, salamander, serta beberapa kelompok ikan air tawar juga selamat. Lingkungan air tawar relatif lebih stabil dibanding daratan yang terdampak kebakaran global dan musim dingin ekstrem akibat debu atmosfer.

Kepunahan dinosaurus bukan akhir segalanya, melainkan reset besar dalam sejarah kehidupan. Yang bertahan bukan yang paling besar atau paling kuat, tapi yang paling adaptif. Burung, buaya, kura-kura, mamalia kecil, amfibi, dan ikan tertentu membuktikan dalam krisis global, fleksibilitas jauh lebih penting daripada ukuran.

Sumber: American Museum of Natural History, Encyclopaedia Britannica



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya