Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

FIFA Kirim Tim ke Meksiko: Tinjau Keamanan dan Mobilitas Jelang Piala Dunia 2026

Khoerun Nadif Rahmat
28/2/2026 09:56
FIFA Kirim Tim ke Meksiko: Tinjau Keamanan dan Mobilitas Jelang Piala Dunia 2026
Trofi Piala Dunia dipamerkan di Mexico City, Meksiko(AFP/CARL DE SOUZA)

FEDERASI Sepak Bola Internasional (FIFA) menjadwalkan pengiriman tim perwakilan ke Meksiko dalam waktu dekat. Langkah ini diambil guna meninjau aspek keamanan dan mobilitas transportasi secara mendalam, menyusul gelombang kekerasan yang mengguncang sejumlah wilayah di negara tersebut.

Situasi keamanan di Meksiko menjadi sorotan global setelah operasi militer pekan lalu yang menewaskan gembong narkoba, Nemesio Oseguera Cervantes. 

Insiden tersebut memicu kerusuhan yang merenggut sedikitnya 70 nyawa. Kekhawatiran publik memuncak di wilayah Jalisco, khususnya kota Guadalajara, yang dijadwalkan menggelar empat pertandingan Piala Dunia. Di kawasan ini, anggota kartel sempat melakukan aksi pembakaran kendaraan untuk memblokade jalan.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengonfirmasi rencana kunjungan FIFA setelah melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino. 

Meski situasi tengah memanas, Infantino disebut tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Meksiko sebagai salah satu tuan rumah turnamen.

"Dia meyakinkan saya bahwa Piala Dunia akan tetap diselenggarakan di negara kita. Kami sepakat bahwa tim FIFA pasti akan datang untuk meninjau beberapa masalah. Kami telah mengerjakan hal ini sejak lama, tetapi masalah keamanan tentu sangat penting," ujar Sheinbaum dikutip dari ESPN.

Dampak ketidakpastian keamanan ini sudah mulai terasa pada sektor olahraga lain. World Aquatics secara resmi membatalkan kejuaraan Diving World Cup yang seharusnya berlangsung pekan depan di dekat Guadalajara. 

Menanggapi hal tersebut, Sheinbaum menyatakan pihaknya melalui otoritas olahraga nasional (CONADE) tengah berupaya membujuk federasi renang dunia itu agar tetap menggelar turnamen di kota lain di Meksiko.

Sheinbaum pun berusaha meyakinkan FIFA bahwa situasi di lapangan sudah terkendali. 

"Saya katakan kepadanya (Infantino) bahwa kejadian hari Minggu itu adalah situasi khusus dan kami telah kembali normal, dengan semua langkah keamanan yang telah diterapkan sejak lama, sehingga mereka bisa merasa tenang," tegasnya.

Selain isu keamanan, tantangan besar yang dihadapi Meksiko adalah infrastruktur transportasi di tiga kota penyelenggara. 

Dengan sisa waktu kurang dari 100 hari sebelum laga pembuka di Stadion Azteca pada 11 Juni mendatang, proyek perbaikan jalur kereta ringan di Mexico City dan pembangunan kereta bawah tanah di Monterrey masih terus dikejar.

Sementara itu, Stadion Guadalajara masih terkendala minimnya akses transportasi publik meski memiliki area parkir yang luas. Sheinbaum mengakui bahwa efisiensi pergerakan penonton menjadi poin krusial yang dibahas bersama FIFA.

"(Infantino) juga meminta saya untuk memperhatikan masalah lalu lintas di tiga kota guna menjamin mobilitas semua orang yang akan menghadiri stadion dan sebagainya, di antara isu-isu lain yang sedang kami kerjakan," pungkasnya. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya