Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Fosil Hewan Darat Pemakan Tumbuhan Berusia 307 Juta Tahun Ditemukan di Kanada

Abi Rama
11/2/2026 22:11
Fosil Hewan Darat Pemakan Tumbuhan Berusia 307 Juta Tahun Ditemukan di Kanada
Rekonstruksi gambar dari tyrannoroter heberti.(Dok: Sci.news)

PARA ilmuwan menemukan fosil hewan darat pemakan tumbuhan yang hidup sekitar 307 juta tahun lalu di Kanada. Spesies baru tersebut diberi nama Tyrannoroter heberti dan diyakini menjadi salah satu hewan berkaki empat tertua yang telah mengonsumsi tumbuhan.

Penemuan ini dilaporkan di jurnal Nature Ecology and Evolution dan dilansir dari laman Sci.news. Temuan tersebut memberikan gambaran baru tentang bagaimana pola makan herbivora muncul tidak lama setelah hewan mulai beradaptasi hidup di daratan.

Tengkorak Fosil Ditemukan di Nova Scotia

Fosil tengkorak Tyrannoroter heberti ditemukan di Pulau Cape Breton, Nova Scotia. Berdasarkan ukuran kepala dan perbandingan dengan kerangka kerabatnya yang lebih lengkap, hewan ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 30 sentimeter, atau kira-kira sebesar bola American football.

Menurut Dr. Arjan Mann, asisten kurator ikan fosil dan tetrapoda awal di Field Museum, ukuran tersebut mungkin tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan hewan modern. Namun, pada masanya di periode Karbon, hewan ini termasuk salah satu penghuni darat terbesar.

Secara penampilan, Tyrannoroter heberti diduga mirip kadal. Meski demikian, hewan ini hidup sebelum garis keturunan reptil dan mamalia terpisah, sehingga secara teknis bukan reptil.

Nenek Moyang Mamalia

Spesies ini termasuk dalam keluarga Pantylidae, kelompok tetrapoda kecil mirip amfibi yang kini telah punah. Pantylid merupakan bagian penting dari tahap awal evolusi vertebrata darat.

Sebelumnya, nenek moyang tetrapoda berasal dari ikan bersirip lobus yang mulai berevolusi memiliki tungkai dan mampu merayap ke daratan. Namun, pada tahap awal tersebut, mereka masih sangat bergantung pada lingkungan perairan.

Pantylid berasal dari fase berikutnya, ketika hewan mulai sepenuhnya beradaptasi dengan kehidupan di darat. Kelompok ini tergolong sebagai stem amniotes, yakni kerabat dekat amniota. Dari garis keturunan inilah nantinya muncul reptil dan nenek moyang awal mamalia.

Gigi Khusus untuk Mengolah Tumbuhan

Yang membuat Tyrannoroter heberti sangat menarik adalah struktur giginya. Melalui rekonstruksi 3D yang detail terhadap tengkorak fosilnya para peneliti dapat melihat bagian dalam tengkorak dan mengidentifikasi gigi khusus yang mampu menggiling bahan tumbuhan.

Selama ini, banyak ilmuwan beranggapan bahwa herbivori pada vertebrata darat hanya berkembang pada kelompok amniota. Namun, Tyrannoroter heberti menunjukkan bahwa kemampuan memakan dan mengolah tumbuhan sudah muncul lebih awal pada stem amniote.

Meski demikian, hewan ini kemungkinan tidak sepenuhnya vegetarian. Selain tumbuhan, ia diduga juga memakan hewan kecil seperti serangga. Eksoskeleton keras serangga dalam pola makan tetrapoda awal mungkin membantu evolusi kemampuan untuk menghancurkan dan mencerna material tumbuhan yang lebih keras.

Bahkan, dengan memakan serangga pemakan tumbuhan, tetrapoda awal mungkin memperoleh mikroba dan flora usus yang membantu mereka mencerna tanaman secara lebih efektif.

Menariknya, pada akhir periode Karbon, ekosistem hutan hujan purba mengalami keruntuhan yang disertai periode pemanasan global. Perubahan lingkungan tersebut berdampak besar pada banyak spesies, termasuk garis keturunan Tyrannoroter heberti yang tidak bertahan dengan baik. (Sci.news/Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya