Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Era pandemi covid-19 memaksa semua orang untuk menggunakan masker saat beraktivitas sehari-hari. Banyak yang merasa tidak nyaman karena harus menggunakan masker. Namun, di sisi lain, tidak sedikit orang yang merasa menggunakan masker membantu mereka mengurangi stres.
Bagaimana masker dapat berperan mengurangi tingkat stres seseorang? Kathryn Stamoulis, psikolog dan ahli kesehatan jiwa yang menetap di New York mengatakan bahwa dari sisi psikologis, masker memang dapat menjadi solusi bagi sebagian orang untuk merasa lebih bebas dan tanpa beban.
Kathryn mengatakan, penggunaan masker membuat seseorang tidak perlu 'jaim' (jaga image) dalam menjaga ekspresi wajah ketika berhadapan dengan orang lain. Hal itu dianggap berdampak baik pada kesehatan mental seseorang karena menjadi bisa lebih santai.
"Seperti misalnya seorang pramusaji, dengan masker mereka tak perlu memaksakan diri selalu tersenyum pada pelanggan ketika mereka tak dalam kondisi yang baik," ujarnya, seperti dilansir dari situs BBC, Jumat (29/1).
Menggunakan masker juga dinilai dapat membuat seseorang merasa tidak terbebani dengan kewajiban menjaga penampilan. Seperti penggunaan make up yang maksimal atau mencukur janggut dan kumis.
"Intinya orang-orang jadi bisa lebih santai dan merasa tak terbebani dengan hal-hal simpel tetapi sebenarnya bisa berpengaruh pada kondisi emosional mereka. Setiap orang juga bisa lebih bebas berekspresi atau bermeditasi di balik maskernya" ujar Kathryn. (BBC/M-2)
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Jangan keliru! Pahami perbedaan antara emophilia (mudah jatuh cinta) dan love bombing (taktik manipulasi) agar terhindar dari hubungan toksik.
Posisi di tengah membuat seorang anak merasa perlu melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan perhatian orangtua yang sering kali terbagi.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Ada mekanisme psikologis dan neurologis yang sangat kompleks yang membuat manusia modern begitu terobsesi dengan urusan privasi orang lain, seperti netizen yang terobsesi dengan artis.
Perjalanan mudik yang panjang dan melelahkan sering kali menjadi pemicu kekambuhan bagi penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
Stres tidak hanya memengaruhi mental tetapi juga penampilan. Dari jerawat hingga rambut rontok, berikut 10 perubahan pada wajah dan tubuh akibat stres.
Pelajari ciri-ciri stres fisik, psikologis, dan perilaku serta cara efektif menanggulanginya melalui koping proaktif, mindfulness, olahraga, dan intervensi sosial.
Stres menjadi WNI adalah fenomena yang dapat dialami oleh seseorang karena berbagai faktor, tidak semua orang juga mengalaminya.
Cara seseorang merespons tekanan mental sangat menentukan apakah mereka akan terjatuh ke dalam jerat kecanduan atau tidak.
MASALAH finansial yang memicu stres ternyata dapat merusak kesehatan jantung. Hal itu diungkapkan dalam studi yang dirilis oleh Mayo Clinic Proceedings.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved