Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Head of Music Partnership Instagram Perry Bashkoff mengutarakan platformnya saat ini tengah menggodok beberapa rencana agar para musikus bisa memonetisasi unggahan mereka. Termasuk di antaranya mekanisme pemberian tip langsung oleh penggemar ke musikus serta layanan penjualan merchandise. Kabarnya, platform yang berinduk pada Facebook ini juga tengah mempersiapkan perangkat agar musikus lebih bisa menjangkau audiens baru dan meningkatkan status mereka di layanan streaming musik.
“Apa yang menjadi tujuan musikus, dan perangkat apa yang kami miliki saat ini atau pada masa mendatang, termasuk mendorong streaming, dan bagaimana praktik terbaik terkait hal itu? Itu adalah percakapan yang kami lakukan sepanjang waktu dengan para musikus. Ada banyak pertanyaan yang sama dari sudut pandang yang berbeda: Bagaimana cara mendapatkan pengikut, mengapa saya kehilangan pengikut, bagaimana cara mendorong streaming, bagaimana cara menghentikannya?” Kata Perry, dikutip dari Forbes, Selasa, (12/1).
Pertanyaan-pertanyaan itu pun semakin sering muncul tahun ini karena pembatasan mobilitas yang membuat para musikus manggung secara virtual, baik dalam panggung besar dan kecil. Seperti banyak platform sosial media lainnya, selama 2020 Instagram juga tumbuh signifikan. Lebih dari 1 miliar orang di dunia menggunakan platform tersebut setiap bulannya.
Instagram memang cukup terlambat dalam beberapa upaya mengakomodasi musikus. Platform ini masih tertinggal dengan Twitch, misalnya. Platform live streaming milik Amazon ini sudah turut memfasilitasi pembayaran langsung dari para penggemar ke musikus. Mengikuti metode yang diterapkan Bandcamp, yang sejauh ini sudah berhasil ikut menyumbang transaksi sebesar US$653 juta (setara Rp9 triliun lebih) dari para penggemar langsung ke musikus.
Namun, Bashkoff mengatakan Instagram sudah bekerja untuk memastikan tawaran platformnya tersebut dimainkan dengan cara otentik. Menjadi surga bagi musisikus untuk terhubung lewat unggahan dan stories. Bahkan, platformnya itu, menurut Bashkoff, sudah memberi layanan yang disebutnya sebagai konferensi pers secara langsung.
"Saya tidak bisa memberi tahu Anda sudah berapa kali kami berdiskusi dengan para artist tentang pentingnya memposting momen langsung. Dan kami menyaksikannya terjadi di depan mata. Beberapa di antara mereka mengadakan sesi one on one, sehingga mereka memiliki semua info untuk mulai terhubung. Memiliki fondasi perangkat yang kokoh adalah hal pertama,” katanya.
“Tim produksi benar-benar berpikir, apa yang perlu kami lakukan untuk mendukung musikus, komunitas, dan penggemar,” lanjut Bashkoff.
Berikut adalah beberapa perangkat yang sudah dimiliki dan sedang dalam pengembangan Instagram:
Penggemar Bisa Bayar Langsung
Badges, cara bagi penggemar untuk memberikan tip kepada musikus selama pertunjukan live. Fitur ini diluncurkan sebelum akhir 2020. Penonton dapat membeli badge selama live video, dan dapat membuka fitur tambahan, termasuk penempatan di daftar pemegang badge dari pembuat live, sehingga musikus bisa menyapa ke penggemar mereka selama live streaming.
Meskipun Bashkoff mengatakan sejauh ini hanya sebagian kecil musisikus yang menggunakan opsi ini, ia berharap tahun ini Badges bisa menjadi model bisnis monetisasi yang bisa berjalan.
Toko Merchandise Virtual
Sebenarnya, ini bukan saja dikhususkan bagi musikus. Instagram kini merambah sebagai platform yang menyediakan fitur para penggunanya bisa berjualan produk. Untuk musikus, fokusnya sekarang adalah memberikan kemudahan yang sama kepada penggemar yang ingin membeli musik dan merchandise.
“Kami mengubah seluruh antarmuka agar memiliki tab belanja di bagian bawah, di samping tab Reels. Itu (tab belanja dan Reels)akan menjadi dua fokus terbesar kami pada tahun 2021,” kata Bashkoff.
Kebangkitan Reels
Fitur Reels milik Instagram mirip seperti Tiktok. Ini dibuat untuk menyediakan seperangkat fitur bagi orang-orang untuk membuat tren, menemukan lagu baru, berkolaborasi satu sama lain.
“Kita pasti melihat lebih banyak musikus yang memberi bocoran musik baru mereka melalui Reels, sehingga penggemar dapat mendengar cuplikan dari 24 atau 48 jam sebelumnya melalui Stories atau Reels, “ kata Baskhoff.
Fitur ini didesain untuk memberikan kemampuan bagi siapa pun yang mengunggah Reels ditemukan oleh orang yang tidak mengikutinya (cara kerja algoritma yang mengikuti Tiktok). (M-4)
Capaian itu menegaskan validasi atas komitmen perusahaan dalam mengedepankan keterbukaan informasi di era digital serta peran kepercayaan para pengguna setia.
Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo meraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum.
Ebbot menghadirkan teknologi AI andal, sedangkan Veda Praxis menyediakan fondasi tata kelola yang kuat dan juga tim implementer dengan kapabilitas lokal.
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
Juri California menyatakan Meta dan YouTube bersalah atas kecanduan media sosial pada seorang perempuan muda.
Juri Los Angeles memenangkan gugatan wanita muda atas kecanduan media sosial. Meta dan Google dianggap sengaja membangun platform yang merusak mental anak.
Instagram resmi hapus enkripsi end-to-end (E2EE) mulai 8 Mei 2026. Simak alasan Meta, dampak privasi, dan cara amankan data chat Anda sebelum dihapus.
Berdasarkan data dari situs pemantau gangguan Downdetector, laporan mulai meroket sejak pukul 07.40 WIB. Skala gangguan ini cukup luas, mencakup pengguna di Amerika Serikat, Eropa
Melalui platform seperti YouTube dan Instagram, Endar Yuliwanto tidak hanya membagikan rutinitas harian seorang pegawai, tetapi juga membedah perspektif mendalam mengenai kewirausahaan.
Menkomdigi tetapkan 8 platform (TikTok, Instagram, Roblox, dll) dilarang bagi anak di bawah 16 tahun per 2026. Simak alasan darurat digital selengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved