Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH fosil Pterosaurus seukuran kalkun dengan paruh aneh ditemukan oleh para peneliti paleontologi dari universitas Bath dan Portsmouth, Inggris dalam penelitian lapangan di Maroko baru-baru ini.
Penemuan spesies reptil bersayap baru ini berawal dari penyelidikan para ilmuwan terhadap fosil unik yang awalnya dianggap sebagai fosil tulang ikan dari periode Cretaceous di lokasi penggalian.
Spesies burung purba tersebut kemudian dinamai Leptostomia begaaensis. Pada awalnya fosil tersebut tidak dikenali oleh para peneliti sebagai Pterosaurus, karena penampakan paruhnya yang unik.
Profesor David Martill, dari Universitas Portsmouth, mengonfirmasi jika fosil Pterosaurus yang ditemukan di Maroko tersebut merupakan spesies Pterosaurus baru, yang secara fisiologis paruhnya memiliki kemiripan dengan paruh Kiwi yang bentuknya ramping dan panjang.
"Kami belum pernah melihat jenis Pterosaurus berukuran kecil seperti ini sebelumnya," jelas Profesor Martill seperti dilansir dailymail.co.uk, Rabu (14/10).
Tim peneliti menggunakan CT scan untuk mengungkap bentuk asli paruh hewan ini, untuk kemudian memprediksi cara Leptostomia Begaaensis menggunakan paruhnya.
Mereka memperkirakan terdapat kemiripan antara Leptostomia Begaaensis dengan burung Kiwi yang menggunakan paruhnya untuk berburu cacing atau membuka kerang bertekstur keras.
"Pola makan dan strategi berburu pterosaurus beragam - untuk jenis ini kemungkinan besar memakan daging, ikan, dan serangga," ungkap Profesor Martill.
Para ilmuwan menyimpulkan Leptostomia Begaaensis ini kemungkinan besar adalah Pterosaurus yang cukup umum ditemui di berbagai belahan dunia tetapi identitasnya belum terungkap hingga sekarang karena keterbatasan fosil yang dikaji. (M-4)
Dalam kegiatan ini, Vivienne bersama tim ahli lainnya turut memberikan wawasan mengenai bagaimana benda-benda ini menggambarkan perjalanan budaya yang kaya di Batam dan sekitarnya.
Punya rencana liburan yang berbeda dari biasanya? Mengunjungi museum olahraga di berbagai penjuru dunia bisa jadi pilihan liburan yang tak hanya menghibur, tetapi juga penuh dengan sejarah.
UPAYA segera menindaklanjuti proses repatriasi sejumlah benda bersejarah ke tanah air merupakan bagian penting dalam pembangunan sektor kebudayaan nasional.
Pengetahuan tentang kriteria sebuah warisan zaman dulu dapat diklasifikasikan sebagai cagar budaya masih minim di tengah masyarakat Indonesia.
Pada Juli lalu, kolektor seni asal Australia, Michael Abbot telah menghibahkan enam lembar Al-Quran tulis tangan abad ke 17 kepada Museum Negeri NTB.
Selama kunjungan ke Burkina Faso pada 2017, Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji untuk mengembalikan ‘warisan’ Afrika ini dalam waktu lima tahun.
Pelanggan kini dapat memanfaatkan aplikasi KAI Logistik TRAX yang dilengkapi fitur pelacakan waktu nyata (real-time tracking).
Tak hanya penting untuk aktivitas warga kota, Tebet Eco Park juga menjadi habitat bagi para satwa. Di antaranya adalah burung, reptil, hingga amfibi.
Gajah yang dipaksa bekerja di lingkungan ekstrem berisiko mengalami stres dan cedera fisik.
GOOGLE merilis teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) SpeciesNet. Ini model AI yang mampu mengidentifikasi satwa liar dengan menganalisis foto dari kamera jebak.
Satwa mencakup semua jenis hewan, mulai dari yang berukuran kecil seperti serangga, hingga hewan besar seperti gajah dan paus.
Dia mengatakan bahwa dirinya berharap nantinya dapat membuat gerakan mencintai satwa Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved