Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Selang sehari dari tersiarnya berita aktivis lingkungan Greta Thunberg sebagai TIME's Person of The Year, Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan cemoohan terhadap gadis berusia 16 tahun itu.
Pada akun twitter resminya, Kamis (12/12) pagi, Trump mencuit:
'So ridiculous. Greta must work on her Anger Management problem, then go to a good old fashioned movie with a friend! Chill Greta, Chill!'
Artinya, kurang lebih, 'Sungguh konyol. Greta seharusnya menuntaskan masalah manajemen amarahnya, lalu pergi menonton film dengan teman! Santai, Greta, santai!.'
Cuitan tersebut ia lontarkan untuk menanggapi cuitan Roma Downey, penulis asal AS yang memberi selamat kepada Greta atas terpilihnya ia sebagai Person of The Year oleh majalah TIME.
Sebelumnya, pada September silam, Trump juga pernah mencuit ejekan seusai Thunberg menyampaikan pidato yang emosional dalam forum Konferensi Iklim PBB di New York, AS.
'She seems like a very happy young girl looking forward to a bright and wonderful future. So nice to see!,' cuit Trump yang hanya sesaat menghadiri orasi Thunberg.
Menanggapi sarkasme Trump, Thunberg kemudian mengganti bio akun twitternya menjadi: a very happy young girl looking forward to a bright and wondergul future.
Saban tahun, TIME menyematkan titel tersebut kepada sosok, kelompok, gagasan, atau bahkan benda, yang dianggap menimbulkan impak secara global pada tahun bersangkutan.
Pada 2018 dan 2017 misalnya, titel Person of The Year disematkan TIME kepada masing-masing, kelompok jurnalis yang menghadapi atau mengalami kekerasan lantaran reportase yang mereka lakukan, serta kelompok perempuan yang mengalami pelecehan dan atau kekerasan seksual dan menginisiasi gerakan #MeToo.
Sementara itu, pada 1982, titel tersebut diimprovisasi menjadi 'Machine of The Year' dan 'dianugerahkan' kepada perangkat komputer seiring bergulirnya abad informasi.
Adapun Thunberg, yang telah menarik kembali atensi dunia kepada isu perubahan iklim dan pemanasan global, merupakan penyandang termuda dari predikat Person of The Year yang bermula pada 1927.
Thunberg melakukan 'mogok sekolah' setiap Jumat untuk berunjuk rasa di luar gerdung parlemen guna meningkatkan kesadaran publik tentang keadaan darurat iklim dan kebutuhan mendesak bagi pemerintah untuk segera mengambil tindakan komprehensif. Dia memulai kampanye itu sendirian di Swedia tahun lalu, dan tumbuh dengan cepat menjadi gerakan global. (M-2)
Studi terbaru mengungkap tanaman tropis mengalami pergeseran waktu berbunga hingga 80 hari. Fenomena ini mengancam rantai makanan dan kelangsungan hidup hewan.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Peneliti ETH Zurich temukan emisi gas rumah kaca dari danau hitam Kongo berasal dari gambut purba ribuan tahun.
Peneliti menemukan pola kadar garam (salinitas) di Pasifik Barat saat musim semi dapat memperkuat intensitas El Niño hingga 20%.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Peneliti Cornell University merilis peta global yang mengungkap 70% emisi lahan pertanian berasal dari sawah padi dan pengeringan lahan gambut.
Ketua Divisi Riset dan Dokumentasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Hans Giovanny Yosua mengingatkan agar Polri tidak disalahgunakan.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mendukung penuh instruksi pihak Istana kepada Polri untuk menginvestigasi rangkaian teror yang menimpa sejumlah aktivis dan influencer.
Pihak dari pemerintah atau yang merasa diri bagian dan penguasa? Itulah yang harus diungkap oleh jajaran pemerintahan Prabowo Subianto. Mampukah mereka?
Kritik pemerintah soal bencana Sumatra berujung teror. Konten kreator dan aktivis alami ancaman hingga doxing.
Dua aktivis di Kota Semarang, Adetya Pramandira (26) dan Fathul Munif (28) ditahan Polrestabes Semarang diduga berkaitan dengan unggahan di media sosial terkait aksi pada Agustus 2025 lalu.
Imbauan ditulis tangan disebarkan aktivis Pati yang menjenguknya dan ditujukan kepada warga Pati dan pendukungnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved