Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Manajer Bisnis Mikro Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Bogor Dewi Sartika, I Gusti Ngurah Arya Meiyana memastikan bahwa untuk pihaknya tidak pernah mempersulit penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Seluruh proses dipastikan cepat dan mudah jika pelaku UMKM sudah memenuhi ketentuan.
“Hal utama yang penting adalah nasabah memiliki usaha yang telah berjalan lebih dari satu tahun dan berdomisili di wilayah kerja BRI di bawah supervisi Kanca Bogor Dewi Sartika,” ujar Gusti kepada Media Indonesia, Jumat (29/3).
“Syarat-syarat lainnya sifatnya administratif seperti KTP, KK dan surat keterangan kepemilikan usaha atau nomor induk berusaha yang dikeluarkan instansi berwenang dalam hal ini kelurahan, desa, ataupun mendaftar NIB secara online,” sambung Arya.
Baca juga : UMKM Harapkan Pendampingan dari BRI
Lebih lanjut, seluruh analisa kredit dari BRI kepada UMKM sudah dianalisa secara sistematis sehingga antara kebutuhan dan kredit yang diberikan akan sesuai dengan kemampuan nasabah.
Selain itu, menurutnya nasabah UMKM berpeluang besar mendapatkan kredit khususnya KUR jika nasabah tersebut adalah pengusaha UMKM yang belum pernah menikmati kredit perbankan baik konvensional ataupun digital termasuk paylater dan pinjaman online.
Perlu diketahui, BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika sendiri telah memiliki nasabah KUR UMKM sebanyak 42.536 nasabah dengan total outstanding Rp884 miliar sampai dengan 29 Februari 2024. (Z-11)
Total pembiayaan akan mencapai Rp10 triliun, dengan masing-masing penerima akan memperoleh kredit maksimal Rp500 juta.
Terkait dampak kebijakan tersebut terhadap kinerja keuangan perseroan, Hery menilai pengaruhnya tidak signifikan mengingat skala bisnis BRI yang besar.
Jumlah debitur KUR di tiga wilayah tersebut mencapai 1.018.282 dengan nilai pembiayaan sebesar Rp43,95 triliun.
PEMERINTAH menyiapkan kebijakan khusus Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Pemerintah tengah menyiapkan skema hapus buku utang kredit usaha rakyat (KUR) bagi masyarakat di wilayah bencana.
Don Muzakir, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan penghapusan utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani Aceh yang terdampak banjir dan longsor.
Untuk mempercepat pertumbuhan CASA, BRI mengoptimalkan kanal digital seperti BRImo, BRILink, dan QRIS, serta meningkatkan penetrasi pada business cluster.
Perseroan membukukan laba sebesar Rp57,132 triliun yang ditopang oleh struktur pendanaan yang kuat, pertumbuhan kredit yang terjaga, hingga perbaikan kualitas aset secara berkelanjutan.
BRI menyambut positif perpanjangan penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) senilai Rp200 triliun di bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
Ajang belanja modest fashion dan lifestyle untuk perempuan kembali hadir melalui Sisterhood Modest Bazar 2026.
Ramadan selalu identik dengan banyak kebutuhan yang datang berbarengan, mulai dari belanja bahan masak untuk sahur dan berbuka, stok kebutuhan rumah, sampai persiapan silaturahmi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved