Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENAYANGAN perdana film Avatar 3 pada 19 Desember 2025 memicu gelombang antusiasme besar dari penonton di seluruh dunia.
Namun, di balik keriuhan tersebut, pakar keamanan siber dari Kaspersky melaporkan adanya lonjakan kampanye penipuan global yang memanfaatkan momentum peluncuran film garapan James Cameron ini.
Para penjahat siber diketahui mulai menyebarkan berbagai situs web berbahaya yang menawarkan akses menonton secara online atau mengunduh film tersebut secara cuma-cuma.
Berdasarkan temuan para ahli, kampanye ini menargetkan audiens global dengan menggunakan strategi lokalisasi yang masif.
Skema penipuan ini bekerja secara sistematis. Awalnya, pelaku membuat situs web yang dirancang menyerupai platform streaming resmi.
Situs-situs ini diterbitkan dalam berbagai bahasa untuk menjangkau pengguna di banyak wilayah.
Meski demikian, para ahli mencatat bahwa situs palsu tersebut sering kali menggunakan terjemahan yang buruk, penuh kesalahan tata bahasa, serta inkonsistensi yang menjadi indikator kuat adanya aktivitas ilegal.
Ketika pengguna mencoba memutar video, mereka akan dihadapkan pada pemutar media palsu.
Pengguna kemudian diminta untuk mendaftar demi mendapatkan akses penuh atau tidak terbatas. Dalam proses pendaftaran ini, korban diwajibkan memberikan informasi pribadi sensitif seperti alamat email dan nomor telepon seluler.
Bahaya tidak berhenti di sana. Pada tahap selanjutnya, penipu kerap meminta detail pembayaran dengan dalih mengaktifkan uji coba gratis.
Praktik ini berisiko tinggi menyebabkan pelanggaran kredensial, terutama bagi pengguna yang terbiasa menggunakan kata sandi yang sama di berbagai layanan, serta berpotensi menimbulkan kerugian finansial secara langsung.
Olga Altukhova, Analis Konten Web Senior di Kaspersky, menekankan bahwa pola ini selalu berulang setiap kali ada peluncuran karya besar di dunia hiburan.
“Para penjahat siber secara konsisten memanfaatkan pemutaran perdana film-film besar untuk menarik perhatian pengguna dan meningkatkan efektivitas skema mereka. Kami menyarankan untuk mengakses film hanya melalui platform resmi dan berhati-hati saat menemukan situs web yang meminta informasi pribadi atau pembayaran. Penting juga untuk menggunakan solusi keamanan andal untuk melindungi semua perangkat, termasuk ponsel,” komentar Olga Altukhova.
Untuk menghindari ancaman ini, masyarakat diimbau untuk melakukan langkah-langkah proteksi berikut:
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Berdasarkan temuan VIDA, setidaknya ada dua modus utama yang perlu diwaspadai masyarakat pada momen THR kali ini:
Berdasarkan data dari platform cekrekening.id, total laporan penipuan digital yang diterima pemerintah mencapai sekitar 839 ribu kasus dalam beberapa tahun terakhir.
Pensiunan harus menjaga keamanan data pribadi dan tidak memberikan informasi penting kepada pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Modus operasional yang digunakan adalah dengan menciptakan situs web palsu yang meniru platform fandom resmi BTS, Weverse.
Imigrasi Bogor bongkar sindikat penipuan 13 WNA Jepang di Sentul City. Gunakan seragam polisi Jepang dan suara radio palsu untuk kuras rekening korban.
EXECUTIVE Vice President Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison Indosat Fahd Yudanegoro mengingatkan meningkatnya risiko kasus penimpuan daring melalui aplikasi pesan Whatsapp
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved