Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMPIR dua bulan setelah Boeing's Starliner kembali ke Bumi tanpa awak, NASA masih bekerja mengatasi masalah yang menghambat uji terbang berawak pertama pesawat luar angkasa tersebut, kata pejabat agensi.
Uji Terbang Kru Starliner (CFT) selesai pada 6 September, dengan kapsul yang mendarat secara otomatis di New Mexico. Astronot NASA Butch Wilmore dan Suni Williams seharusnya berada di dalamnya, tetapi masalah pada sistem propulsi Starliner membuat kembalinya berawak ke Bumi dianggap terlalu berisiko.
Boeing dijadwalkan melakukan setengah lusin misi astronaut di masa depan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sebelum tahun 2030. Namun, pejabat NASA mengatakan kepada wartawan mungkin akan memakan waktu sebelum jalur Starliner ditetapkan.
"Kami baru mulai, mencoba memahami bagaimana memperbaiki dan menyelesaikan masalah yang ada," kata Richard Jones, wakil manajer program dari Program Kru Komersial NASA di Johnson Space Center (JSC) di Houston. "Jadwal yang terkait dengan berapa lama dan apa yang akan diperlukan di area itu, [ada] di depan kami, dan kami akan bekerja keras untuk mengetahuinya."
Jones menyampaikan pembaruan tentang Starliner di konferensi pers setelah pendaratan untuk Crew-8 SpaceX, yang merupakan misi astronaut operasional kedelapan yang dijalankan perusahaan berbasis California itu ke ISS untuk NASA. Crew Dragon SpaceX, yang mengangkut kru astronaut, didasarkan pada pesawat luar angkasa Dragon yang pertama kali terbang ke luar angkasa pada tahun 2012.
Boeing tidak memiliki pesawat kargo untuk dijadikan dasar pengembangan Starliner, sehingga pengembangan kapsul tersebut lebih kompleks. Misi tanpa awak ke ISS tahun 2019 dan 2022 mengalami berbagai masalah pada thruster yang diperkirakan diselesaikan NASA dan Boeing sebelum mengizinkan Wilmore dan Williams, mantan pilot uji Angkatan Laut AS, untuk terbang dalam CFT, misi uji pertama dengan astronot.
CFT diluncurkan pada 5 Juni dan bersandar di ISS keesokan harinya. Namun, lima dari 28 thruster dalam sistem kontrol reaksi Starliner mengalami masalah saat kapsul mengejar lab yang mengorbit, yang mengakibatkan keterlambatan kedatangan.
Boeing dan NASA menyelidiki masalah thruster selama beberapa bulan, mendorong keberangkatan Starliner dari ISS ditunda berulang kali. Namun, mereka tidak dapat menemukan penyebab utama dan merumuskan solusi sebelum mengirim kapsul kembali ke Bumi.
Oleh karena itu, astronot CFT dialihkan ke Crew Dragon Crew-9 untuk penerbangan pulang mereka, yang diharapkan berlangsung pada Februari 2025. Ini berarti Wilmore dan Williams, yang keduanya adalah astronot veteran ISS sebelum misi ini, akan menghabiskan sekitar delapan bulan di luar angkasa daripada 10 hari, durasi yang awalnya diharapkan untuk CFT.
Namun, NASA sementara waktu menarik dari cadangan makanan, air, pakaian, dan sumber daya lainnya di ISS selama empat bulan untuk menjaga agar pasangan tersebut tetap terpasok dan menambah cadangan tersebut dengan barang-barang yang dibawa oleh kapal pengiriman robot. Wilmore dan Williams beralih ke tugas di ISS, dan, saat astronot lain berangkat, penarikan mereka yang dipercepat dari persediaan stasiun luar angkasa berhenti.
Mungkin perubahan operasional terbesar adalah pada Crew-9 itu sendiri, yang diluncurkan hanya dengan dua astronot alih-alih empat yang diharapkan untuk memberi ruang bagi pasangan CFT.
CFT selalu dianggap sebagai misi pengembangan, yang berarti bahwa jadwal tidak pasti karena pesawat luar angkasa tersebut belum sepenuhnya disertifikasi untuk astronot. Misi operasional pertama, Starliner-1, diharapkan akan berlangsung pada 2025; namun, jadwal dan tiga astronot yang ditugaskan mungkin akan berubah seiring dengan semakin jelasnya masa depan Starliner. (space/Z-3)
Analisis terbaru data Voyager 2 mengungkap mengapa sabuk radiasi Uranus sangat kuat. Ternyata, ada peristiwa cuaca antariksa langka saat misi berlangsung.
Ilmuwan temukan cara melacak jalur jatuh sampah antariksa menggunakan sensor seismik monitor gempa. Metode ini diklaim lebih akurat dibanding radar tradisional.
Peneliti berhasil mengidentifikasi struktur mirip terowongan vulkanik di bawah permukaan Venus melalui data radar NASA. Apakah planet ini masih aktif secara geologi?
Elon Musk mengumumkan SpaceX beralih fokus ke Bulan sebelum Mars. Targetkan kota mandiri dalam 10 tahun demi selamatkan peradaban manusia.
SEBUAH kerja sama ilmiah antara Korea Selatan dan Amerika Serikat berhasil mencatat terobosan penting di bidang astronomi melalui teleskop luar angkasa SPHEREx.
Ilmuwan berhasil menyempurnakan metode penentuan usia permukaan Bulan dengan menggabungkan data sampel Chang’e-6.
Sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam jurnal ilmiah dan dilansir oleh laman PsyPost mengungkap bahwa misi luar angkasa tidak hanya berdampak pada otot dan tulang manusia
Masalah kesehatan itu terungkap ketika NASA menunda rencana spacewalk yang tadinya akan dilakukan oleh Cardman dan Fincke karena adanya kekhawatiran medis.
Astronaut Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) mengabadikan fenomena langka lunar halo di atas Samudra Hindia. Cincin cahaya di sekitar Bulan ini terlihat lebih jelas dari orbit Bumi.
Melalui proyek baru yang diberi nama HOBI-WAN, ESA tengah menguji kemungkinan memanfaatkan senyawa yang terdapat dalam urine sebagai bahan dasar pembuatan protein untuk pangan antariksa.
Peneliti NASA dan ESA memetakan bagaimana ruang angkasa memengaruhi sistem imun manusia.
Astronaut NASA Suni Williams dan Nick Hague berhasil menyelesaikan misi luar angkasa yang kompleks dan bersejarah pada 16 Januari 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved