Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM era digital yang serba terkoneksi, aplikasi olahraga seperti Strava telah menjadi sangat populer di kalangan penggemar kebugaran.
Strava memungkinkan pengguna untuk melacak aktivitas olahraga mereka, seperti bersepeda, lari, dan mendaki, serta berbagi prestasi mereka dengan komunitas global.
Namun, seiring dengan popularitasnya, fenomena baru yang dikenal sebagai "Joki Strava" mulai muncul. Apa itu Joki Strava, dan bagaimana pengaruhnya terhadap komunitas olahraga digital?
Baca juga : Saleh Husin Giat Akhir Pekan dengan Olahraga
Joki Strava adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang melakukan aktivitas olahraga atas nama orang lain dan kemudian memposting hasilnya di akun Strava orang tersebut.
Biasanya, ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan peringkat, mengesankan teman, atau mencapai target tertentu yang mungkin sulit dicapai oleh pemilik akun asli.
Fenomena ini mirip dengan joki di dunia akademik atau permainan online, di mana seseorang dibayar atau diminta untuk melakukan tugas tertentu agar hasilnya lebih baik.
Baca juga : Usia Bukan Halangan, Ini Kisah Inspiratif Perempuan 60 Tahun yang Aktif dan Konsisten dalam Berlari
Proses joki Strava biasanya melibatkan beberapa langkah berikut:
Ada beberapa alasan mengapa seseorang mungkin menggunakan jasa joki Strava:
Joki Strava merusak integritas dan kepercayaan dalam komunitas Strava. Strava adalah platform yang sebagian besar didasarkan pada kejujuran dan semangat kompetisi sehat.
Baca juga : Tidak Ada Kata Terlambat untuk Mulai Hidup Sehat
Ketika seseorang menggunakan joki, mereka merusak prinsip dasar ini dan membuat sulit untuk mempercayai catatan prestasi orang lain.
Penggunaan joki Strava dapat menciptakan ketidakadilan dalam kompetisi.
Pengguna yang jujur mungkin merasa kecewa dan kehilangan motivasi ketika mengetahui bahwa mereka berkompetisi dengan hasil yang dicapai melalui kecurangan.
Baca juga : Ini Pilihan Sepatu Kekinian untuk Beragam Jenis Olahraga
Dari perspektif moral dan etika, menggunakan joki Strava dianggap sebagai tindakan tidak jujur.
Ini bertentangan dengan nilai-nilai olahraga yang mengedepankan kerja keras, dedikasi, dan pencapaian melalui usaha sendiri.
Strava telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi praktik joki dengan berbagai cara:
Joki Strava adalah fenomena yang mengganggu integritas dan semangat kompetisi sehat dalam komunitas olahraga digital.
Meskipun beberapa mungkin menggunakan jasa joki untuk meningkatkan citra atau memenangkan kompetisi, praktik ini merusak kepercayaan dan menciptakan ketidakadilan.
Penting bagi pengguna Strava dan platform serupa untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, kerja keras, dan fair play dalam semua aktivitas mereka. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa olahraga tetap menjadi ajang untuk pencapaian pribadi dan kebanggaan yang sejati.
Seluruh hasil lelang jersei Robi Syianturi yang digunakan di SEA Games 2025 disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.
Angga Yunanda mengungkapkan bahwa lari telah memberinya pengalaman yang sangat positif.
Robi Syianturi mencatatkan waktu impresif 2 jam 27 menit 33 detik, meninggalkan jauh para pesaingnya di nomor maraton SEA Games 2025.
Odekta Elvina Naibaho tampil memukau di SEA Games 2025. Ia finis terdepan dengan catatan waktu impresif 2 jam 43 menit 13 detik.
Mengangkat tema Explore the City, Own Your Flow, Jekate Running Series 2025 dirancang untuk menghadirkan pengalaman lari yang inklusif.
Olahraga lari terus menunjukkan pertumbuhan signifikan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
AHLI gizi di luar negeri menekankan bahwa kurma merupakan sumber energi cepat yang nyata dan berguna dalam rutinitas makan sehari-hari.
Tak kalah mencuri perhatian, Richie Leo, pelari berusia 67 tahun, membuktikan bahwa usia bukan halangan dengan memenangkan kategori Master.
Berbeda dari konsep fun run pada umumnya, PacaRUN justru mengajak peserta untuk melambat, membuka diri, dan menikmati setiap momen.
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Saat skor sempat imbang 16-16, Jonatan memilih bermain lebih tenang setelah membaca kecenderungan lawan yang mulai meningkatkan serangan.
Sabar/Reza tampil kompetitif pada gim pertama. Didampingi Hendra Setiawan sebagai pelatih, mereka memanfaatkan celah permainan lawan dan menutup interval dengan keunggulan 11-9.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved