Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Angga Yunanda Temukan Ketenangan Lewat Lari dan Musik

Basuki Eka Purnama
15/12/2025 16:00
Angga Yunanda Temukan Ketenangan Lewat Lari dan Musik
Aktor Angga Yunanda(Instagram @angga)

DI tengah padatnya jadwal sebagai seorang aktor, Angga Yunanda memiliki cara tersendiri untuk mengelola stres dan menjaga keseimbangan mental, berlari sambil mendengarkan musik. Aktivitas fisik ini bukan sekadar rutinitas, melainkan menjadi cara sang aktor untuk menenangkan dan menyenangkan diri.

Angga mengungkapkan bahwa lari telah memberinya pengalaman yang sangat positif.

"Lari tuh entah kenapa menyenangkan banget, dan aku justru lebih kayak lebih Zen kalau misalnya lagi lari," kata Angga, dikutip Senin (15/12)

Kunci Konsistensi: Latihan Terstruktur

Angga Yunanda menjalankan olahraga lari dengan disiplin. Ia memiliki jadwal rutin, yakni lima hari latihan dan dua hari istirahat dalam sepekan. 

Umumnya, ia memilih untuk berlari di pagi hari, dengan variasi jarak dan kecepatan yang diatur sesuai kondisi tubuhnya.

Konsistensi ini, menurutnya, adalah kunci. Meski menyadari bahwa lari sesekali tetap lebih baik daripada tidak sama sekali, Angga menekankan pentingnya rutinitas agar tubuh terbiasa dan manfaatnya dapat dirasakan maksimal.

"Kalau misalnya larinya sebulan sekali enggak apa-apa juga sih, cuma mungkin harus lebih rutin aja gitu," tambahnya.

Pesan Penting untuk Pelari Pemula

Berbagi pengalamannya, Angga juga menyoroti aspek keselamatan dan persiapan yang harus diperhatikan oleh siapa pun yang ingin menjadikan lari sebagai kebiasaan. 

Ia menekankan bahwa menyadari kemampuan diri adalah hal paling krusial, dan pelari tidak boleh memaksakan tubuh.

Bagi para pemula, ia menyarankan agar memulai dari yang paling ringan.

"Pemula lebih baik memulai dengan lari jarak pendek atau lari kecil," ujar Angga.

Selain itu, dua tahapan krusial yang sering terlewatkan juga ditekankan: lari harus selalu didahului dengan pemanasan dan diakhiri dengan pendinginan.

Secara keseluruhan, Angga menyampaikan bahwa penyiapan fisik yang baik adalah fondasi dari kegiatan lari yang berkelanjutan. Hal ini meliputi:

  • Istirahat yang cukup
  • Tidur yang cukup
  • Dilakukan secara terus-menerus (rutin)

Melalui rutinitas lari dan persiapan yang matang, Angga Yunanda membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi terapi efektif untuk menjaga kesehatan fisik sekaligus ketenangan batin. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik