Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR yang merupakan pasangan suami-istri, Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, mengaku menemukan banyak refleksi kehidupan nyata lewat karakter mereka sebagai Malik dan Alya di film Dopamin.
Menurut mereka, film produksi Starvision dan Karuna Pictures ini bukan sekadar drama romantis biasa, melainkan kisah tentang perjuangan pasangan muda menghadapi kerasnya hidup di tengah badai ekonomi dan tekanan sosial.
Bagi Angga, Dopamin memotret realitas banyak pasangan yang harus menghadapi naik turunnya kehidupan rumah tangga.
"Ini adalah kondisi banyak orang. Up and down dari sebuah hubungan pernikahan. Malik dan Alya di film ini adalah pasangan muda yang baru menikah, lalu mereka menghadapi pergolakan ekonomi. Aku merasa kita bisa merefleksikan diri dari film Dopamin," kata Angga, dikutip Senin (3/11).
Sementara itu, Shenina mengungkapkan bahwa kisah dalam film ini bukan hanya tentang cinta, tetapi juga tentang bagaimana dua manusia belajar untuk bertahan bersama.
"Semuanya harus dijalankan bersama-sama, sebagai pasangan. Apa pun keputusan yang diambil, semuanya harus dibicarakan dan menemukan titik tengahnya. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama sampai akhir," tuturnya.
Angga dan Shenina juga mengaku senang bisa terlibat dalam proyek, yang menurut mereka, sangat relevan dengan realitas generasi muda masa kini.
Keduanya berharap film ini dapat menginspirasi penonton untuk melihat cinta dari sisi yang lebih matang dan manusiawi.
"Film ini menggambarkan cara bahagia di dunia yang semakin gila. Kami harap setelah menonton, penonton bisa ikut merasakan perjuangan Malik
dan Alya, dan mungkin juga menemukan potongan refleksi dari kehidupan mereka sendiri," kata Shenina.
Film Dopamin, yang akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 13 November mendatang, juga dibintangi oleh Anjasmara, Teuku
Rifnu Wikana, Nagra Pakusadewo, Verdi Solaiman, Tike Priatnakusumah, dan sejumlah aktor ternama lainnya. (Ant/Z-1)
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix.
The Bluff membawa penonton ke Kepulauan Cayman, sebuah wilayah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Di sinilah kisah Ercell "Bloody Mary" Bodden dimulai.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved