Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
STARVISION Plus dan Karuna Pictures meluncurkan cuplikan (trailer) dan poster resmi film baru dengan genre thriller romantic survival berjudul Dopamin di bioskop kawasan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (16/10).
Film Dopamin yang mengangkat kisah dramatis pasangan suami-istri (pasutri) Angga Yunanda (sebagai Malik) dan Shenina Cinnamon
(sebagai Alya) dijadwalkan tayang di bioskop mulai 13 November 2025.
"Ini pertama kalinya kita jadi main lead bareng, dan hampir 90% kita scene-nya bareng terus berdua," kata Angga.
Film Dopamin disutradarai oleh Teddy Soeria Atmadja menyajikan konflik rumah tangga yang intens ketika Malik dan Alya, pasangan kekasih yang baru menikah, berhadapan dengan konsekuensi dari sebuah penemuan mayat dan koper berisi uang miliaran rupiah.
Trailer yang baru diluncurkan hari ini memperlihatkan bagaimana masalah finansial dan kriminalitas menguji batas cinta dan moral
pasangan muda ini.
Menariknya, film ini menjadi proyek sinema pertama bagi Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon setelah resmi menjadi suami istri.
"Ada deg-degan awalnya, tapi pas di lokasi semua cair. Justru ini mempermudah karena kita sudah satu frekuensi," ujar Shenina.
Shenina juga mengungkapkan bahwa call sheet untuk syuting bisa mereka bahas sebelum tidur.
"Sebelum tidur, kami latihan bareng. Jadi ada memudahkannya," kata dia.
Menurut Shenina, tema film ini sangat relevan dengan kehidupan pasangan baru.
"Dialog Alya yang bilang, 'Apapun yang terjadi, kita harus terus-terusan sama-sama ya,' itu jadi perbincangan aku sama Angga banget, bahwa sebagai pasangan baru, kita harus terus bareng-bareng seperti Alya dan Malik. Apa pun yang terjadi, kita harus selalu sama-sama," katanya.
Produser Chand Parwez Servia menjelaskan bahwa film itu memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar "thriller".
"Judul Dopamin buat kita adalah tentang mengejar kebahagiaan tertinggi. Ini adalah film yang berusaha menjadi sebuah ilustrasi cara bahagia di dunia yang semakin gila," jelas Parwez.
Sutradara Teddy Soeria Atmadja juga menantang Shenina untuk memerankan karakter Alya yang kuat.
"Aku ingat banget Pak Teddy ngomong, 'Dia tuh pengen karakternya Alya itu 'alpha female', bener-bener dominan mentok'. Aku jadi harus beradaptasi, karena Alya lebih tegas daripada aku yang asli," ujar Shenina.
Film itu juga melibatkan nama-nama profesional di bidangnya termasuk editor Aline Jusria dan sinematografer Vera Lestafa.
Selain Angga dan Shenina, turut hadir pula jajaran pemeran pendukung seperti Anjasmara, Totos Rasiti, Andri Mashadi, Verdi Sulaeman, dan Tike Priatnakusumah. (Ant/Z-1)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Film horor-komedi Sebelum Dijemput Nenek siap tayang 22 Januari 2026. Dibintangi Dodit Mulyanto dan Angga Yunanda, memadukan teror mitos lokal dan humor segar.
Dengan duet maut Angga Yunanda dan Dodit Mulyanto, film Sebelum Dijemput Nenek dijadwalkan menyapa penonton di bioskop pada Januari 2026 mendatang.
Angga Yunanda dan Dodit Mulyanto berperan sebagai anak kembar dalam film Sebelum Dijemput Nenek, yang dijadwalkan tayang Januari 2026.
Dalam film Sebelum Dijemput Nenek, Angga berperan sebagai Hestu, yang memiliki saudara kembar bernama Akbar, diperankan oleh komika Dodit Mulyanto.
Angga Yunanda mengungkapkan bahwa lari telah memberinya pengalaman yang sangat positif.
Aktor Angga Yunanda berkolaborasi lagi dengan sutradara Wregas Bhanuteja dalam film Para Perasuk, namun ia mengakui bahwa tantangan yang dihadapi kali ini jauh melampaui ekspektasinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved