Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Angga Yunanda dan Dodit Mulyanto berperan sebagai anak kembar dalam film Sebelum Dijemput Nenek. Angga merasa peran tersebut sebagai pembuktiannya.
“Ini momen besar buat saya, karena bisa membuktikan kalau saya enggak cuma modal tampang, tapi juga bisa lucu,” kata Angga saat peluncuran official trailer dan poster film tersebut di Jakarta, Jumat (19/12).
Sambil berkelakar Angga pun menceritakan konsep make-up yang dilakukan tim agar membuatnya ia dan Dodit layaknya saudara kembar. “Waktu itu saya sampai tanya ke tim make up, gimana caranya biar kelihatan kembar. Jawabannya, Mas Dodit di-make up, Angga di-make down, ketemu di tengah,” ujarnya.
Dalam film ini, Angga memerankan Hestu, sosok yang lama merantau ke kota dan memiliki pola pikir lebih logis. Sementara, Dodit memerankan Akbar, saudara kembarnya yang tinggal di desa dan memiliki kepribadian lugu serta dekat dengan sang nenek. “Hestu lebih rasional karena lama di kota, sedangkan Akbar lebih polos. Dari situ konfliknya jalan,” katanya.
Sementara itu, Dodit Mulyanto mengungkapkan pada awalnya ia sempat ragu menerima tawaran bermain dalam film tersebut. Namun, keputusan itu berubah setelah mengetahui antusiasme Angga yang telah lebih dulu menyatakan kesediaannya.
“Awalnya saya enggak mau, tapi casting director bilang Angga sudah excited. Dari situ saya mikir, oh berarti ini serius,” kata Dodit sambil tertawa. Ia merasa, peran kembar yang ia jalani tidak hanya menonjolkan sisi komedi, tetapi juga menuntut pendalaman karakter secara fisik dan emosional.
Ia pun menjalani proses pelatihan akting untuk menyamakan gestur, kebiasaan, hingga detail kecil dalam keseharian. “Kami benar-benar latihan, nyamain gestur. Sampai ada satu titik pagi hari, waktu saya sarapan, kok rasanya saya sudah merasa kembar. Itu titik baliknya,” ujarnya.
Masih sambil berkelakar, Dodit mengungkapkan sampai berusaha mengimbangi kebiasaan pagi hari Angga. “Saya pelajari kebiasaan Angga, dia tiap pagi minum kelapa muda. Saya kan enggak. Akhirnya saya cari pembanding, minum tebu. Dari situ jadi banyak interaksi,” kata Dodit.
Sebelum Dijemput Nenek diproduksi oleh Rapi Films dan menghadirkan kisah keluarga yang dipadukan dengan unsur ketegangan horor dan komedi. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada Januari 2026. (Ant/M-1)
Film horor-komedi Sebelum Dijemput Nenek siap tayang 22 Januari 2026. Dibintangi Dodit Mulyanto dan Angga Yunanda, memadukan teror mitos lokal dan humor segar.
Dengan duet maut Angga Yunanda dan Dodit Mulyanto, film Sebelum Dijemput Nenek dijadwalkan menyapa penonton di bioskop pada Januari 2026 mendatang.
Ceritanya bukan hanya menampilkan kisah supranatural, tetapi juga menggambarkan perjuangan serta kekompakan anak muda dalam menghadapi masalah keluarga, pertemanan, akademik
Tiga Fakta Kehidupan Polisi Kehutanan dalam Film Rumah Dinas Bapak
Sama seperti single-single Dodit Mulyanto sebelumnya, lagu Ku Kira Mimpi juga masih bertema cinta.
Film horor-komedi Sebelum Dijemput Nenek siap tayang 22 Januari 2026. Dibintangi Dodit Mulyanto dan Angga Yunanda, memadukan teror mitos lokal dan humor segar.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Dibintangi Angga Yunanda, Dodit Mulyanto, dan Wafi Zihan, film ini mengangkat kisah saudara kembar yang terkutuk setelah sang nenek meninggal di hari keramat tanggal 6 bulan 6 jam 6.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Sutradara Fajar Martha Santosa ingin memastikan penonton Film Sebelum Dijemput Nenek dapat sepenuhnya tenggelam dalam narasi film tanpa terdistraksi oleh elemen musik vokal.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved