Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WORLD Bank memprediksi Indonesia memerlukan 9 juta pekerja bertalenta digital maupun semi-digital pada tahun 2030. Hal ini sejalan dengan semakin berkembangnya era digital di Indonesia.
Selain itu, McKinsey mengemukakan bahwa keamanan siber (cybersecurity) merupakan salah satu dari lima bagian strategi imperatif yang menjadi ujung tombak pertumbuhan dan efisiensi ekonomi.
Namun berdasarkan data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Indonesia sendiri mencatat adanya 1.65 miliar serangan anomali keamanan siber dari Januari hingga Desember 2021.
Baca juga : Fokus Kerja Sama dengan Kampus, Fortinet Siap Cetak Ahli Keamanan Siber
Dalam upaya membantu Indonesia mengurangi dampak ekonomi yang disebabkan oleh serangan siber,
InfraDigital Foundation (IDF) dan Mastercard berkolaborasi untuk menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi cybersecurity bagi generasi muda Indonesia, khususnya siswa SMK.
Sebagai bagian dari program unggulan Mastercard Academy 2.0, pelatihan dan sertifikasi cybersecurity ini menargetkan 6,000 siswa SMK pada tahun 2022.
Baca juga : Gandeng Skilio.io, Bantukerja.com Buka Magang di Asia Tenggara dan Australia
Program pelatihan ini terdiri dari pelatihan daring intensif, workshop soft skills, webinar karier, sertifikasi global CompTIA,, dan job channeling .
Hingga Mei 2022, pelatihan dan sertifikasi cybersecurity telah melatih sebanyak 5,005 siswa dan 369 guru di 341 sekolah.
IDF dan Mastercard bekerja sama secara erat dengan pemerintah Indonesia termasuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) untuk memperluas program dan memastikan kegiatan dapat tetap berlanjut bahkan setelah program intervensi berakhir.
Baca juga : Delta Dunia Group Tingkatkan Keterampilan Siswa SMK Lewat Program Pelatihan
Salah satu kisah sukses program pelatihan cybersecurity yang dilaksanakan oleh IDF dan Mastercard dapat dilihat dalam sosok Aziz.
Aziz merupakan salah satu alumni pelatihan yang mendapatkan pekerjaan sebagai Associate Cybersecurity Consultant di Horangi Cybersecurity, perusahan keamanan siber yang berasal dari Singapura.
Melalui pelatihan ini Aziz berhasil mendapatkan sertifikasi CySA+ CompTIA, sebuah sertifikasi analis cybersecurity pada tingkat kesulitan moderate-advance.
Baca juga : Didukung Swasta, Kemendikbudristek Maksimalkan Akses Pendidikan Bagi Anak Indonesia
Program pelatihan dan sertifikasi ini meningkatkan kemampuan, baik hard skills maupun soft skills Aziz, khususnya dalam bidang cybersecurity.
Pencapaian ini ini membuktikan, sebagai seorang lulusan SMK, Aziz memiliki kepercayaan diri untuk bersaing dengan pelamar kerja lainnya untuk mendapatkan pekerjaan di industri Informasi dan Teknologi secara global.
ini Aziz berhasil untuk bisa memiliki pendapatan di atas upah minimum Jakarta dan dapat membantu perekonomian keluarganya. (Tonton cerita Aziz di sini: https://bit.ly/3wYGlas).
Baca juga : ITSEC Asia Targetkan Perusahaan Keamanan Siber Lokal Terbesar Indonesia
Acara Launching SMK-PK Cybersecurity merupakan program kerjasama IDF dan Mastercard dengan Kemendikbud-Ristek melalui Program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan 2022 (SMK-PK) yang merupakan program nasional yang bertujuan untuk mengimplementasikan kerja sama antara lembaga pemerintah dengan pihak swasta.
Melalui program ini, Kemendikbud-Ristek melakukan penyepadanan dukungan terhadap kontribusi Mastercard yang memberikan pendanaan pelatihan cybersecurity.
Penyepadanan dukungan pemerintah dapat melalui penyediaan komputer kepada kepada sekolah binaan: SMKN 2 Jakarta dan SMKS Wikrama Bogor.
Baca juga : MHU Dukung Otorita IKN Bangun Miniatur Hutan Hujan Tropis Nusantara
Program ini akan melibatkan 300 siswa, alumni muda, dan guru dari kedua sekolah tersebut.
Program pelatihan ini akan diintegrasikan dengan kurikulum sekolah yang terdiri dari materi modul CompTIA Network+, Linux+, dan Security+, sertifikasi global, serta job channeling untuk memperluas kesempatan bagi para siswa dalam mendapatkan pekerjaan pada bidang IT/Cybersecurity.
Program ini akan berlangsung selama Agustus hingga Desember 2022.
Baca juga : Utomodeck Group dan Haleyora Kolaborasi Kembangkan Infrastruktur Energi Bersih
Dalam kegiatan peresmian ini, acara dimulai dengan sambutan dari Saryadi, ST, MBA, Plt. Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia usaha dan Dunia Industri, Direktorat Jendral Pendidikan Vokasi, Kemendikbud-Ristek diikuti dengan sambutan dari Navin Jain, Presiden Direktur PT. Mastercard Indonesia, serta Wakil Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Dr.Dra Hj. Hj Otin Martini, MPd.
“Melalui program SMK Pusat Keunggulan Cyberwarriors sebagai bagian dari program Cyersecurity Training ini kami harapkan dapat memberikan dampak yang lebih besar lagi dengan membekali peserta untuk menjadi Tech Talent baru khususnya bidang cybersecurity yang sudah siap dan matang dalam memasuki dunia kerja,” ungkap Muhammad Rofi, selaku Chairman InfraDigital Foundation dalam sambutan pembukaan launching SMK-PK Cybersecurity.
Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia usaha dan Dunia Industri, Direktorat Jendral Pendidikan Vokasi, Kemendikbud-Ristek, Saryadi, ST, MBA, menyampaikan, “Program SMK-PK Cybersecurity ini adalah upaya gotong royong antara pemerintah dan swasta untuk bersama-sama memberikan dukungan dalam pengembangan SMK pusat keunggulan dan guna terwujudnya link and match antara SMK dengan industri.”
Baca juga : ViBiCloud, Cyfirma, dan Nextgen Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber di Indonesia
Beliau juga menambahkan bahwa Kemendikbud-Ristek dalam memberikan dukungannya tidak hanya diberikan dalam satu tahun,
“Namun akan kami kawal sekurang-kurangnya tiga tahun, bahkan sampai empat tahun, sesuai dengan proyeksi bagaimana sekolah tersebut bertransformasi,” katanya.
Dr.Dra Hj. Hj Otin Martini, MPd., Wakil Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, mengatakan “"Harapannya tidak lagi lulusan SMK banyak pengangguran, tetapi lulusan SMK bisa benar-benar menjadi SMK bisa dan hebat."
Baca juga : Surya Internusa Group Kembali Gelar Program Beasiswa SMK Suryacipta
"Apalagi saat ini kurikulum kita sudah di-combine antara apa yang dibutuhkan di industri akan diajarkan di sekolah," katamya.
Navin Jain, President Director, PT Mastercard Indonesia, mengatakan, “Seiring upaya Indonesia untuk terus mempercepat transformasi digital, terdapat kebutuhan untuk fokus dalam keamanan siber. "
"Kekurangan keterampilan keamanan siber terus memiliki berbagai tantangan dan dampak di Indonesia. Mastercard senang berkolaborasi dengan IDF dan Kemendikbud-Ristek untuk meningkatkan keterampilan anak-anak muda di SMK melalui program SMK PK guna mendukung agenda transformasi digital dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja di Indonesia." papar Javin.
"Kolaborasi ini juga merupakan bagian dari komitmen Mastercard untuk menjadikan 1 miliar orang dan 50 usaha mikro dan kecil bagian dari ekonomi digital di tahun 202,” tutur Navin. (RO/OL-09)
Para siswa menampilkan berbagai produk inovatif hasil produksi sendiri, mulai dari sektor Food and Beverage (FnB), digital printing, web hosting, hingga produk kebersihan rumah tangga.
Unpas dan Forum Komunikasi Kepala SMK Swasta (FKKSMKS) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dalam penguatan lulusan SMK.
Roadshow diselenggarakan di Bandung, Makassar, dan Semarang, pada 1, 3, dan 4 Desember 2025.
Kegiatan edukasi investasi di SMK Metland menunjukkan komitmen kuat dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang melek finansial sejak dini.
Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat kebutuhan akan System Administrator (SysAdmin) terus meningkat.
FAKULTAS Ilmu Komunikasi (Fikom) dan Fakultas Desain dan Seni Kreatif (FDSK) Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar pelatihan.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kesejahteraan siswa merupakan faktor penting yang selama ini kurang diteliti di Indonesia, padahal sangat berpengaruh pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik.
Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit.
Data hasil TKA menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam memetakan capaian pendidikan antarwilayah.
Kemendikdasmen berkomitmen menyempurnakan TKA melalui evaluasi berkelanjutan dan dialog dengan pemangku kepentingan.
Kenaikan kelas dan kelulusan seringkali hanya menjadi formalitas administratif demi mengejar target persentase kelulusan 100%. Masih ditemukannya siswa yang belum bisa membaca dan menulis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved