Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
ANCAMAN siber dan serangan ransomware baru-baru ini menjadi ancaman di dunia bisnis Indonesia.
Sebagai respons proaktif terhadap meningkatnya risiko digital, ViBiCloud, Managed Service Provider terkemuka di Indonesia, Cyfima. dan Nextgen Indonesia berkolaborasi membentuk kerja sama untuk memperkuat keamanan siber di Indonesia.
Melalui kerja sama ini mereka berupaya menciptakan ekosistem pertahanan siber yang tangguh, sebagai langkah krusial menuju kesuksesan dalam menghadapi ancaman siber yang selalu berkembang.
Ancaman Siber Meningkat di Indonesia
Badan Siber Nasional dan Sandi Negara (BSSN) melaporkan bahwa sebanyak 1,6 miliar serangan siber tercatat di Indonesia pada tahun 2021.
Baca juga: Kaspersky Sebut Gamer Jadi Sasaran Serangan Siber pada 2023
Data terbaru menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan dalam ancaman siber yang menargetkan bisnis di Indonesia.
Pelaku ancaman dan peretas secara aktif mengeksploitasi kerentanannya dan menempatkan perusahaan
Serangan ransomware, khususnya, telah mengalami peningkatan signifikan dalam frekuensi dan kompleksitas, menyumbang 50% dari semua serangan.
Pendekatan Terpadu untuk Keamanan Siber
Dengan kerja sama strategis ini, ini, bisnis di Indonesia akan merasakan manfaat dari solusi keamanan siber yang terintegrasi sepenuhnya, didukung oleh teknologi AI (Artificial intelligence) terkini, dan dikelola oleh tim ahli keamanan siber.
ViBiCloud tidak hanya menawarkan layanan keamanan siber terkelola yang komprehensif, melainkan juga memberikan jaminan pemantauan ancaman 24/7 atau 24 jam sehari, tujuh hari seminggu), respons insiden yang cepat, penilaian kerentanan, dan berbagai layanan lainnya. Semua ini dirancang untuk melindungi bisnis dari risiko ancaman siber, termasuk serangan ransomware.
Perpaduan yang luar biasa antara platform pemantauan risiko digital terkini dari Cyfirma yaitu DeTCT, dan layanan yang dikelola oleh ViBiCloud akan membangun benteng tangguh untuk melawan serbuan penyerang siber.
Baca juga: 361 Juta Serangan Siber Masuk ke Indonesia Per Oktober 2023
Bukan hanya memberikan pandangan mendalam ke dalam kerentanan keamanan perusahaan, sebagaimana dilihat melalui lensa seorang peretas.
Selain itu, juga memungkinkan bisnis untuk secara aktif mengenali, mengevaluasi, dan menanggapi potensi risiko digital. Semua langkah ini diarahkan untuk menjaga keamanan aset berharga dan data sensitif dengan tindakan yang tepat dan efisien.
ViBiCloud X-TIS (External Threat Intelligence Service)
Bukan hanya menawarkan keamanan siber yang komprehensif, kerjasama ini juga memperkenalkan ViBiCloud X-TIS (External Threat Intelligence Service)—sebuah inovasi revolusioner yang memberikan panduan ahli kepada setiap bisnis di Indonesia yang menginginkan pemeriksaan kesehatan keamanan siber perusahaannya.
Inisiatif ini tak hanya berfokus memperkuat fondasi keamanan siber bagi perusahaan tanpa memandang skala atau industri, melainkan juga menghadirkan sebuah langkah proaktif untuk memastikan keamanan siber yang kokoh dan tangguh di seluruh sektor bisnis.
Alfonsus Bram, CEO ViBiCloud, menambahkan, "Dedikasi kami berakar kuat pada rasa tanggung jawab yang memotivasi kami untuk terus membantu bisnis di Indonesia dalam mengamankan diri dari serangan siber."
"Saya sangat yakin bahwa kerja sama antara ViBiCloud, Cyfirma, dan Nextgen Indonesia adalah salah satu strategi terbaik untuk memberikan layanan berkualitas bagi klien-klien kami," jelasnya.
"Kami menyediakan solusi keamanan siber end-to-end, menawarkan perlindungan, dan ketenangan di dunia digital yang semakin penuh ancaman," jelasnya.
Baca juga: Swiss German University (SGU) Luncurkan Security Operation Center
"Kami harap klien-klien kami dapat berfokus untuk mengembangkan bisnis mereka dan biarkan kami menjaga bisnis Anda dengan layanan yang sederhana (simple) namun aman (secure) dan solusi yang dapat diandalkan (reliable),” paparnya.
Kumar Ritesh, Founder dan CEO Cyfirma, mengungkapkan kegembiraannya terkait kerja sama strategis dengan ViBiCloud & Nextgen Indonesia.
“Misi kami adalah untuk melindungi bisnis dari ancaman siber yang terus berkembang dan platform DeTCT dari Cyfirma memberikan wawasan yang berharga tentang potensial serangan, kerentanan, pelanggaran data, dan aset yang berisiko dieksploitasi oleh kelompok peretas," jelasnya.
Sanny Hadinata, Managing Director NExtgen Indonesia, menjelaskan pentingnya kesinambungan dalam cybersecurity dan mengatakan,
“Peran kami sebagai distributor resmi dalam hal ini adalah untuk memastikan bahwa enterprise di Indonesia memiliki akses terhadap keamanan siber yang tepat yang menjadi sebuah dukungan untuk membangun channel ecosystem yang stabil," jelasnya.
"Kami sangat senang menjadi distributor resmi untuk Cyfirma, serta menjalin partnership dengan ViBiCloud. Kami sangat menantikan untuk bekerjasama dan membawa perubahan pada industri ini," ucap Sanny.
"Cyfirma adalah produk yang peluang besar dalam IT-Security, khususnya di Indonesia. Masih banyak lagi peluang yang akan datang dengan tim Nextgen yang berpengalaman di bidang cybersecurity yang siap untuk terus mengembangkan peluang," tuturnya. (RO/S-4)
Sering kali, perusahaan terjebak di tahap percontohan karena demo terlihat bagus.
Pemprov DKI Jakarta tegas tindak perusahaan pelanggar THR 2026. Sanksi mulai teguran tertulis hingga pembekuan usaha. Cek cara lapor di Posko THR di sini!
DALAM rangka memperkuat penetrasi pasar dan memaksimalkan potensi pembiayaan di wilayah Jawa Barat, PT Shinhan Indo Finance (SIF) mengoptimalkan kembali operasional Kantor Cabang Bandung.
Dalam rancangan awal, kewajiban ini akan menyasar perusahaan dengan skala besar, yakni yang memiliki jumlah karyawan minimal 2.000 orang.
Melalui sistem Unified User, hambatan administrasi dalam proses rekrutmen diminimalisir.
MEREK perawatan kulit asal Korea Selatan, Innisfree, menutup seluruh gerai fisiknya di Indonesia. Perusahaan tetap melayani konsumen melalui penguatan kanal digital dan retailer resmi.
Kolaborasi Hadirkan Kebahagiaan Ramadan untuk Anak Yatim
Koleksi yang diluncurkan mencakup berbagai kategori furniture, mulai dari living, dining, hingga working collection.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi Kaylix, pembenah tanah berbasis rumput laut.
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
RAKSASA logistik global DHL Express Indonesia resmi melakukan ekspansi ke ranah lifestyle dengan menggandeng label streetwear asal Bandung, Machine56.
Kolaborasi ini diumumkan secara resmi dalam di Borneo FC Training Center, sekaligus menandai kelanjutan kemitraan setelah sebelumnya Extrajoss mendukung Borneo FC pada 2021.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved