Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SCHNEIDER Electric meluncurkan hasil temuan dari laporan terbaru IDC White Paper dengan tema “Succeeding at Digital First Connected Operations” yang menyoroti kekuatan edge computing dalam memungkinkan peralihan ke dunia digital-first.
Laporan resmi itu memuat respons lebih dari 1.000 profesional di bidang TI dan operasional di bidang industri, kesehatan, pendidikan, dan industri lainnya termasuk rangkaian wawancara mendalam dengan pelaku industri.
Responden berasal dari berbagai negara, mewakili perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Jerman, Inggris, India dan Irlandia. Organisasi-organisasi yang ikut serta berasal dari berbagai skala, dengan jumlah karyawan dari 100 hingga lebih dari 1.000.
Responden memberikan wawasan tentang faktor-faktor yang mendorong investasi di bidang edge, tantangan-tantangan yang dihadapi perusahaan ketika menerapkan edge, hambatan untuk melanjutkan investasi, dan rekomendasi strategis untuk future-proofing kemampuan edge.
"Ketika organisasi berusaha menciptakan pengalaman yang baru atau lebih baik bagi pelanggan dan menjadi lebih efisien secara operasional, meningkatkan keamanan, serta menjadi lebih sustainable, mereka semakin bergantung pada teknologi digital. Laporan ini mengkaji peran penting edge computing dan penerapan edge dalam memungkinkan terjadinya operasional yang saling terhubung secara digital,” ucap SVP, Commercial Operations & Global Channels, Leading Edge Commercial Strategy Schneider Electric Chris Hanley pada Jumat (27/5).
“Laporan ini menyoroti strategi-strategi yang dapat diadopsi oleh para profesional di bidang TI dan pengambil keputusan untuk future-proofing kemampuan edge computing mereka untuk mendukung operasional secara jarak jauh yang terhubung, aman, andal, kuat, dan sustainable.”
Edge computing merupakah salah satu pendukung utama paradigma digital-first. Faktanya, penggunaan infrastruktur edge yang paling umum adalah sistem keamanan siber (cybersecurity) untuk memantau jaringan operasional secara lokal serta menyimpan dan memproses data operasional untuk dibawa ke cloud.
Baca juga:Fortnite Kembali ke iOS dan Android Lewat Xbox Cloud Gaming
Lebih lanjut, ketika organisasi-organisasi ditanyakan mengapa mereka berinvestasi dalam edge computing untuk mendukung beban kerja ini, mereka menyebutkan, “untuk meningkatkan cybersecurity” (50%) dan “ketangguhan dan keandalan sistem” (44%).
Namun, ada berbagai tantangan yang harus diatasi organisasi untuk memastikan infrastruktur edge mereka, sehingga operasional mereka yang terhubung menjadi kuat dan dapat diandalkan. Beberapa diantaranya terkait masalah konektivitas dan pemadaman listrik.
Sekitar 32% responden mengatakan pernah mengalami "kurangnya konektivitas atau konektivitas yang lambat terhadap penerapan edge mereka. Sebanyak 31% pernah mengalami "pemadaman listrik atau lonjakan listrik yang berlangsung selama lebih dari 60 detik".
Tantangan lain yang harus dihadapi dalam transisi menuju operasional yang terhubung secara digital ialah terkait keamanan, keterampilan tenaga kerja, dan keandalan .
“Sumber daya edge yang tangguh merupakan dasar untuk beralih ke operasional terhubung secara digital-first," ungkap Jennifer Cooke, Research Director, Edge Strategies, IDC. “Organisasi akan menjadi rentan apabila dan ketika teknologi mereka gagal. Untuk melakukan future-proofing atas penerapan ini, para pemimpin perlu mengembangkan strategi yang dapat mengatasi masalah seperti keamanan siber dan jaringan, serta memastikan akses kepada keterampilan yang diperlukan untuk memelihara infrastruktur edge yang tangguh.”
Langkah organisasi untuk dapat melakukan future-proofing terhadap kemampuan edge untuk mendukung transisi menuju operasional yang terhubung secara digital-first antara lain, menyertakan sumber daya listrik dan jaringan yang tangguh sejak awal fase perencanaan edge, perusahaan dapat mengurangi risiko downtime.
Lalu, memiliki keterampilan yang tepat di tempat yang tepat pada waktu yang tepat dapat menjadi sulit, apabila tidak mustahil. Pastikan sumber daya edge diperlengkapi untuk mendukung pemantauan jarak jauh yang berkelanjutan dan operasional yang otonom.
Kemudian mertimbangkan mitra terpercaya untuk memberikan praktik dan layanan terbaik dalam situasi atau lokasi yang tidak memungkinkan untuk dilakukan sendiri, baik secara ekonomi maupun fisik. Mitra layanan yang terpercaya sering kali dapat memprediksikan masalah sebelum hal itu terjadi. (R-3)
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
KETUA Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, memberikan peringatan keras kepada para pelaku usaha (merchant) agar tidak menolak pembayaran menggunakan uang tunai (Rupiah).
Aset kripto semakin diperhitungkan bukan hanya karena peluang nilai, tetapi juga karena fungsinya dalam diversifikasi keuangan modern
PERINGATAN Hari HAM Internasional 10 Desember 2025 mengangkat tema sangat menggugah, Human rights, our everyday essentials
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi meluncurkan sistem pembayaran QRIS Tap di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, pada Kamis (4/12).
Dengan dukungan penuh jajaran Korlantas dan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, berbagai inovasi yang dihadirkan kini mulai dirasakan manfaatnya oleh publik.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengoptimalkan modernisasi dan digitalisasi pengelolaan zakat nasional melalui penguatan sistem manajemen berbasis data yang kokoh dan terukur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved