Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJEJAKKAN usia ke-20 tahun, PT Sinergy Informasi Pratama (SIP), bagian dari SIJI Group, merayakan sebuah pencapaian historis dengan menempati jajaran Top 20 ICT System Integrator di Indonesia. Perjalanan dua dekade ini bukanlah lintasan yang mudah. Sejak masa perintisannya, SIP telah diuji berbagai gelombang disrupsi—mulai dari imbas krisis ekonomi 2008, pandemi Covid-19, transisi dari teknologi ekosistem tertutup ke era keterbukaan data digital masa kini, hingga transformasi industri menuju model bisnis hibrida dan e-commerce.
Melewati berbagai ujian zaman tersebut, SIP mampu bertahan dan terus bertumbuh berkat kemitraan strategisnya bersama raksasa teknologi global seperti Cisco, Hitachi, Huawei, PaloAlto, Rubrik, dan Fortinet.
Menyadari perjalanan panjang tersebut Agus Susanto, Founder SIJI Group selaku holding company SIP, dalam keterangannya hari ini mengutarakan pihaknya merasakan roh SIP bukan semata pada kecanggihan teknologi saja, melainkan pada kekayaan pengalaman, kepercayaan pelanggan, dan kemampuan beradaptasi pada perubahan yg diperlukan pelanggan.
Ia menekankan SIP mampu melewati dua dekade pertama yang merupakan fase pendewasaan dan pembangunan pondasi. Memasuki lima tahun ke depan, SIP berada pada fase repositioning identitas dengan arah yang baru.
"Saya ingin menitipkan pesan, kerjakanlah segala sesuatunya dengan hati yang bersih, karena dari sanalah kita akan menghasilkan nilai manfaat yang tinggi dan mampu membawa pelanggan SIP menjadi mitra transformasi memenangkan bisnis di masa depan," papar Agus Susanto
Fase repositioning yang ditekankan tersebut langsung diwujudkan SIP guna mengejar ambisi besar berikutnya: menembus jajaran Top 10 ICT System Integrator. Menyadari bahwa cara lama tidak akan membawa perusahaan ke tujuan yang baru, SIP memutuskan untuk menyelaraskan kembali identitas fundamentalnya agar relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
Kini, SIP melangkah dengan visi baru untuk menjadi orkestrator infrastruktur digital terpercaya di Indonesia, yang mensinergikan teknologi global dan talenta terbaik demi menciptakan ekosistem bisnis yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. Visi besar ini dihidupkan melalui budaya kerja baru bernama SOLID, sebuah pedoman perilaku yang selaras dengan pesan founder mengenai "hati yang bersih".
Budaya ini mengedepankan ketulusan dalam melayani, keterbukaan pada inovasi, semangat belajar tanpa henti, integritas tak tergoyahkan, serta dedikasi untuk selalu dapat diandalkan oleh klien. Seluruh semangat pembaruan ini kemudian dirangkum ke dalam satu semboyan lugas: "Integrating for a Smarter Future".
Direktur Utama PT SIP Rony Cahyadi, menegaskan bahwa transformasi ini adalah wujud kesiapan SIP dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.
"Untuk melesat ke posisi Top 10, kami harus berevolusi menjadi lebih dari sekadar penyedia layanan. Melalui fondasi nilai SOLID—yang digerakkan oleh ketulusan dan integritas talenta kami—kami hadir sebagai orkestrator yang benar-benar memahami denyut nadi bisnis klien. Kami tidak hanya mengintegrasikan sistem, tetapi juga merajut kepercayaan untuk membangun ketangguhan bisnis bersama,"paparnya.
Sebagai wujud nyata dari visi menciptakan ekosistem yang aman dan tangguh di tengah tingginya ancaman siber, perayaan dua dekade SIP turut ditandai dengan peluncuran layanan Security Operation Center (SOC) bernama ARSA Shield.
Alih-alih sekadar produk tambahan, ARSA Shield dihadirkan sebagai benteng proaktif yang dirancang untuk mend7ampingi klien secara end-to-end. Layanan ini secara konsisten memantau celah keamanan dan memberikan respons ancaman yang terukur, memastikan para pelaku bisnis di Indonesia dapat berfokus pada pertumbuhan inovasi mereka dengan rasa aman dan tenang.
Melalui penyelarasan identitas, budaya kerja yang semakin solid, serta kepekaan terhadap keamanan masa depan, SIP kini berdiri tegak di garis awal yang baru, siap merajut masa depan digital Indonesia yang lebih tangguh dan cerdas.(H-2)
RENCANA Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 membuka momentum bagi keuangan syariah untuk naik kelas
APUDSI adakan Rakernas & HUT ke-1 di Jakarta, fokus konsolidasi ekonomi desa, digitalisasi produk, dan penguatan ketahanan nasional.
Sektor layanan kesehatan di kawasan Asia Pasifik, khususnya Asia Tenggara, tengah mengalami perubahan struktural yang signifikan.
Kemendikdasmen bergerak cepat dan terukur setelah capaian tahun 2024, khususnya melalui penguatan pada domain manajemen SPBE.
DIGITALISASI sistem pengamanan dianggap menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan operasi hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved