Sabtu 18 Desember 2021, 13:45 WIB

Waspadai Phishing yang Memanfaatkan Pouplaritas Spider-Man: No Way Home

Basuki Eka Purnama | Teknologi
Waspadai Phishing yang Memanfaatkan Pouplaritas Spider-Man: No Way Home

AFP/Amy Sussman/Getty Images
Para aktor menghadiri pemutaran perdana Spider-Man: No Way Home

 

PERUSAHAAN keamanan global Kaspersky meminta masyarakat untuk mewaspadai ancaman dari para pelaku kejahatan siber melalui phishing atau pencurian data memanfaatkan momen kepopuleran film superhero Spider-Man: No Way Home.

Dikutip dari rilis pers, Sabtu (18/12), peneliti Kaspersky mengamati aktivitas intensif dari para penipu daring menjelang pemutaran perdana film dan menemukan banyak contoh situs web phishing, yang dibuat untuk mencuri detail bank pengguna.

Untuk memberikan daya tarik pada halaman phishing, para pelaku kejahatan siber tidak menggunakan poster resmi dari film, melainkan fanart yang menampilkan semua aktor Spider-Man. 

Baca juga: Spider-Man No Way Home: Mengundang Air Mata, Menguras Emosi

Dengan poster seperti itu, para pelaku kejahatan siber ingin menarik lebih banyak perhatian para penggemar.

Saat situs web phishing tersebut dikunjungi, pengguna akan diminta mendaftar dan memasukkan informasi kartu kredit. 

Setelah itu, uang akan didebit dari kartu pengguna dan data pembayaran dikumpulkan oleh para pelaku kejahatan siber.

"Ekspektasi para penggemar sangatlah tinggi saat ini, bahkan bisa dikatakan lebih tinggi daripada film apa pun. Setiap orang yang pernah menjadi penggemar Spidey memiliki teorinya masing-masing tentang film tersebut, yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber," kata pakar keamanan di Kaspersky Tatyana Shcherbakova.

Untuk itu, Shcherbakova mendorong pengguna tetap waspada terhadap halaman yang mereka kunjungi dan tidak mengunduh file dari situs yang belum diverifikasi.

Kaspersky memberikan sejumlah rekomendasi agar masyarakat terhindar dari kejahatan siber tersebut.

Pertama, hindari tautan yang menjanjikan penayangan awal film atau serial TV. Jika timbul keraguan tentang keaslian konten, hubungi penyedia hiburan.

Pengguna juga disarankan memeriksa keaslian situs web sebelum memasukkan data pribadi. Pastikan pula untuk menggunakan halaman web resmi dan terpercaya untuk menonton atau mengunduh film.

Periksa ulang format URL dan ejaan nama perusahaan. Terakhir, perhatikan ekstensi file yang akan diunduh. File video tidak akan pernah memiliki ekstensi .exe atau .msi.

Kaspersky menyarankan pengguna untuk menggunakan solusi keamanan seperti Kaspersky Security Cloud yang mampu mengidentifikasi lampiran berbahaya dan memblokir situs phishing. (Ant/OL-1)

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

Dok. Tokopedia

Bantu Hasilkan Talenta Digital, Tokopedia Academy Hadirkan 18 Program Pelatihan

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 23:27 WIB
"Selain mencapai pemerataan pengetahuan melalui teknologi, upaya ini juga ditujukan untuk mendukung upaya pemerintah memenuhi...
Ist

Tingkatkan Pelayanan, Perusahaan Nutrisi Bertransformasi Teknologi

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 16:33 WIB
Herbalife Nutrition,  bekerja sama dengan PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (Cashlez) menghadirkan pembayaran non-tunai di Automated...
DOK Pribadi.

TKDN Bangun Negeri melalui Teknologi Sistem Transportasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 16:15 WIB
TKDN merupakan anggota ITS Indonesia (Intelligent Transport System) yang memiliki visi untuk pengembangan mobilitas cerdas digital dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya