Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
YOUTUBE, Rabu (25/8), mengatakan telah menghapus lebih dari 1 juta video yang berisi misinformasi berbahaya mengenai covid-19 sejak awal pandemi.
Pernyataan dari platform berbagi video milik Google itu muncul saat platform media sosial diserang politisi karena dianggap gagal menghentikan penyebaran informasi salah dan berbahaya mengenai covid-19 dan hal lainnya.
Youtube, dalam blog mereka, mengatakan mengandalkan konsensus pakar kesehatan, termasuk Pusat Pengedalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengevaluasi video.
Baca juga: AS Rencanakan Suntikan Penguat Covid dengan Jeda Enam Bulan
"Kebijakan kami adalah menghapuskan video yang bisa menyebabkan kerusakan nyata di dunia," ujar Chief Product Officer Youtube Neal Mohan.
"Sejak Februari 2020, kami telah menghapus lebih dari 1 juta video yang berisi informasi covid-19 karena tidak benar atau hoaks."
"Di tengah pandemi global, semua pihak harus dilengkapi dengan informasi terbaik untuk memastikan diri mereka dan keluarga mereka aman," lanjutnya.
Youtube mengaku tengah mempercepat proses penghapusan video.
Mohan mengatakan, saat ini, Youtube menghapus hampir 10 juta video per kuartal dan mayoritas video itu hanya ditonton kurang dari 10 kali.
"Penghapusan cepat selalu penting namun kami menyadari itu tidak cukup. Yang terpenting adalah meningkatkan jumlah informasi yang baik sembari menekan informasi yang buruk," tegas Mohan.
"Ketika Anda mencari informasi, kami akan memastikan Anda mendapatkan informasi berdasarkan kualitas bukan berdasarkan nilai sensasi informasi itu," lanjutnya. (AFP/OL-1)
Youtube akhirnya resmi meluncurkan aplikasi khusus untuk Apple Vision Pro, setelah dinantikan selama dua tahun.
YouTube Music mulai membatasi akses lirik lagu untuk pengguna akun gratis. Perubahan besar ini menarik perhatian media teknologi dan pengguna di seluruh dunia.
Sidang perdana kasus kecanduan media sosial dimulai di California. Meta dan YouTube dituduh sengaja merancang platform yang merusak otak anak.
YouTube resmi merevisi kebijakan monetisasi iklan bagi kreator di seluruh dunia. Melalui aturan terbaru ini, konten yang membahas isu sensitif seperti aborsi, hingga KDRT
Sejak akhir 2025 hingga awal 2026, platform milik Google ini merilis dan menguji berbagai fitur menarik.
YouTube bukan sekadar aplikasi menonton video, tapi platform lengkap untuk hiburan, edukasi, dan kreasi konten.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved