Sabtu 15 Mei 2021, 20:24 WIB

500 Ribu Akun Berbahaya Diblokir Call of Duty: Warzone

Mediaindonesia.com | Teknologi
500 Ribu Akun Berbahaya Diblokir Call of Duty: Warzone

callofduty.com
Ilustrasi

Perusahaan pengembang video gim Raven Software mengkonfirmasi bahwa ada lebih dari 500.000 "akun berbahaya" yang diblokir di Call of Duty: Warzone.

"Memblokir lebih dari 30.000 akun berbahaya di seluruh Call of Duty, kemarin... membawa kami ke lebih dari setengah juta akun yang diblokir di #Warzone," cuit Raven Software, Sabtu (15/5).

Pada Februari, penerbit video gim Activision menawarkan pembaruan tentang masalah peretasan dan penipuan yang marak terjadi di Warzone, dan mengumumkan bahwa lebih dari 300.000 akun telah diblokir. Hal itu berarti 200.000 akun tambahan telah diblokir dalam waktu kurang lebih tiga bulan.

Dikutip dari Dotesports, pengumuman mengenai tindakan kecurangan dan pemblokiran akun di Warzone telah dilakukan sejak April 2020.

Pada saat itu, diumumkan 70.000 akun diblokir, sehingga jumlah akun yang diblokir meningkat sejak saat itu, terutama pada 2021 ketika Raven Software mengambil alih pengembangan penuh gim battle royale tersebut dari Infinity Ward.

Sebagai gim battle royale gratis, sangat umum untuk menemukan pemain yang curang. Ketika seorang peretas diblokir, mereka dapat dengan mudah membuat akun lain untuk meretas lagi. Namun, pada bulan lalu, Activision mengatakan mengeluarkan larangan perangkat keras untuk "berulang" kali curang di Warzone.

Sejak diluncurkan lebih dari setahun yang lalu, Warzone telah diganggu oleh peretas yang menggunakan cheat, di antaranya seperti aimbot, wallhacks dan speedhacks. Masalah tersebut tetap terjadi, tetapi Raven tampaknya berkomitmen untuk mengontrol atau, paling tidak, menangani masalah tersebut.

Terlepas dari masalah kecurangan, bulan lalu, Call of Duty: Warzone mencatatkan tonggak sejarah dengan melampaui 100 juta pemain secara global untuk pertama kali sejak dirilis pada 10 Maret 2020. Activision, juga mengumumkan bahwa gim tersebut telah mencetak 28 miliar pertandingan. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Antara/Hafidz Mubarak A

Begini Cara Gojek Mengolah dan Melindungi Data Penggunanya

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 24 Juni 2021, 23:35 WIB
Gojek sebagai perusahaan teknologi asal Indonesia menilai data adalah sesuatu yang penting, terutama data...
AFP/Gerrad Julien

Nilai Pasar Microsoft Tembus US$2 Triliun 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 24 Juni 2021, 22:48 WIB
Raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) ini merupakan perusahaan publik Amerika kedua, di belakang Apple (AAPL), yang mencapai...
Dok. Ralali

Buka Toko Online Resmi di Ralali.com, TCL Tawarkan TV Mulai Rp1 Jutaan

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 24 Juni 2021, 22:46 WIB
Saat ini, LED Smart TV merupakan model TV yang menjadi idaman masyarakat Indonesia. Hal tersebut dikarenakan perkembangan teknologi yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Talenta Muda Curi Perhatian

PIALA Eropa 2020 dipastikan telah menjadi ajang kemunculan pemain-pemain muda yang punya kemampuan mengejutkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya