Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BRANDING pariwisata secara daring kini semakin mudah di masa pandemi covid-19. Sebab, aplikasi Fairtual kini sudah dirilis. Kehadirannya dijamin membuat industri Meeting, Incentives, Conference, dan Exibihition (MICE) semakin berdenyut.
Aplikasi ini menjawab seluruh kebutuhan seller juga buyer sekaligus. Aplikasi ini bisa dinikmati di New Normal Travel Fair 2020 pada 7-15 November 2020. Pengunjung dapat mengakses event ini melalui tautan nntf2020.fairtual.in.
Industri MICE tetap seksi di masa transisi new normal seperti saat ini. Sebelumnya, lini bisnis ini babak belur dihantam pandemi covid-19. Kerugiannya mencapai Rp7 triliun selama tiga bulan awal pandemi covid-19 di Indonesia.
CMO Fairtual Christian Emerson mengatakan, aplikasi Fairtual menjawab semua kebutuhan upaya aktivasi kembali lini bisnis pariwisata MICE.
“Covid-19 memberikan dampak negatif yang sangat besar. Semua lini pariwisata lumpuh, termasuk MICE. Kini upaya pemulihan bisa cepat dilakukan. Branding-nya semakin efektif. Kami memiliki aplikasi baru, Fairtual yang mampu menjawab semua kebutuhan pasar,” kata Emerson.
Fairtual diinisiasi PT Solusi Indonesia Bangkit (SIB). Aplikasi ini menjadi inovasi penyelenggaraan event dalam bentuk virtual dengan memanfaatkan produk teknologi informasi dan komunikasi.
Fairtual juga memiliki pendekatan virtual reality. Pasalnya, aplikasi ini memanfaatkan objek-objek di dunia nyata yang direfeleksikan dalam format virtual tiga dimensi. Hasilnya pun lebih dinamis.
“Kami berikan sentuhan terbaik untuk memberikan kesan postif. Hasilnya tentu sangat riil. Siapapun seolah berada dalam sistem nyata, meski sebenarnya ada di dunia virtual. Dengan beragam kelebihan yang dimiliki, Fairtual sangat ideal diterapkan sebagai media branding pariwisata,” tegas Emerson lagi, Jumat (6/11).
Didesain menjawab tantangan dan kebutuhan MICE, Fairtual memiliki pendekatan dengan perangkat digital. Peralatan teknis yang digunakannya adalah laptop atau PC, smartphone, dan perangkat lain. Sistem Fairtual akan terkoneksi secara online melalui internet.
Founder Fartual Dimi Octora mengungkapkan, penyelenggaraan MICE semakin optimal dengan aplikasi ini.
“Penyelenggaraan MICE akan optimal dengan penerapan aplikasi Fairtual. Desainnya dibuat memang untuk menjawab kebutuhan MICE. Kami optimistis, industri MICE akan bangkit lagi karena aktivitas brandingnya kini semakin mudah,” ungkap Dimi.
Dengan kelebihan yang ditawarkan, Fairtual memang mampu menghadirkan suasana pameran seperti layaknya konvensional. Pengunjung bisa mendatangi setiap booth dan melihat beragam produk dan jasa yang ditawarkannya. Semakin menarik, melalui aplikasi ini pengunjung juga bisa melakukan transaksi. Dimi memaparkan, Fairtual bisa diakses secara mudah.
“Karena formatnya virtual, Fairtual bisa diakses kapan saja dan di mana saja. Cara ini tentu lebih cepat dan mudah, terutama dalam upaya menjalankan tata kelola kebiasaan baru. Dengan algoritma canggih, para pembeli akan terjaring secara maksimal. Sebab, pengunjung akan menikmati sensasi belanja yang menarik sesuai keinginannya,” papar Dimi lagi.
Menjadi platform ‘Partner for Your Virtual Exhibition’, Fairtual juga didukung oleh Kemenparekraf/Baparekraf. Proses pengerjaannya melibatkan beragam insan media. Bergabung juga Fakultas Pariwisata Universitas Ciputra, Cheers, dan PaSTI. Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya menjelaskan, aplikasi Fairtual menjadi media penggerak MICE terbaik.
“MICE menjadi lini penting yang harus dihidupkan kembali. Untuk itu, brandingnya harus kuat. Kami tertolong oleh sistem bagus yang ditawarkan Fairtual. Dengan konsepnya, industri MICE akan kembali bergerak dengan dukungan aplikasi ini. Aktivitas transaksi akan berjalan dan masyarakat tetap mendapatkan manfaat secara ekonomi,” tutup Nia. (RO/OL-09)
Bermula dari medium ekspresi sederhana, SnackVideo kini berkembang menjadi kekuatan yang mendorong dampak sosial nyata bagi komunitas di berbagai daerah.
Aplikasi ini diunduh oleh dua juta investor di sepanjang tahun ini, naik 37% dibandingkan tahun 2024
Money Lovers merupakan aplikasi untuk pencatatan keuangan pribadi mulai dari pencatatan pengeluaran harian, pengaturan anggaran, pengingat tagihan, hingga analisis laporan pengeluaran.
Hindari kemacetan saat libur Nataru dengan aplikasi pantau kemacetan lalu lintas terbaik. Cek kondisi jalan dan rute alternatif secara real-time.
Kini, pengguna aplikasi bisa dengan mudah cek jadwal film, pilih kursi dan bayar tiket bioskop tanpa perlu berpindah aplikasi.
Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin populer sebagai penyelamat di detik-detik akhir ketika seseorang harus membuat presentasi cepat
Dengan integrasi ini, para pelaku bisnis tidak hanya mendapatkan akses pasar, tetapi juga ruang untuk pertukaran pengetahuan dan kolaborasi lintas sektor yang lebih efisien.
Melalui pameran seni bertajuk Prosperous Horse Year, publik diajak merayakan pergantian tahun melalui deretan karya patung dan lukisan yang sarat akan makna optimisme.
Pasar barang mewah sekunder di Indonesia menunjukkan dinamika yang kuat.
Sejak pekan pertama Desember 2025, pameran ini telah menyambangi tiga titik pusat keramaian di Jakarta, yakni Masjid Istiqlal, Stasiun Tanah Abang Baru, dan berakhir di Ragunan.
Tahun 2025 menjadi tahun gemilang bagi reputasi akademik ITB.
MUSEUM Macan mempersembahkan Uma, karya terbaru untuk Ruang Seni Anak, yang dikembangkan oleh Ibu Arsitek, sebuah kolektif arsitek perempuan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved