Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WHO dan UNESCO mengatakan para jurnalis berperan penting ikut menyukseskan program vaksinasi massal guna mencegah penularan Covid-19.
Program ini merupakan realisasi hak-hak anak.
UNITED Nations Children’s Fund (Unicef ) atau Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebutkan pandemi membawa dampak besar bagi dunia pendidikan
Berdasarkan data dari Susenas tahun 2019, jumlah anak tidak sekolah (ATS) usia 7-18 tahun mencapai 4,34 juta anak. Data terbaru belum didapat.
Pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak tumbuhkembangnya anak di masa emas pertumbuhan. Pemerintah harus berani melakukan investasi untuk mendapatkan SDM yang berkualitas.
UNICEF akan mengoordinasikan pembelian dan pengiriman untuk 92 negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah secepat dan seaman mungkin.
UNICEF sedang bekerja dengan lebih dari 350 maskapai penerbangan dan perusahaan kargo untuk mengirimkan vaksin dan 1 miliar jarum suntik ke negara-negara miskin.
Sekitar 4.000 siswa yang tersebar di 34 provinsi ditanyai sejumlah pertanyaan. Mayoritas siswa ingin kembali belajar di sekolah, namun saat kasus covid-19 melandai.
Indonesia mendapatkan jaminan akses terhadap vaksin covid-19 yang terjangkau dan berkualitas untuk 20% populasi berisiko pada akhir 2021
Kemenkes telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan perwakilan UNICEF di Indonesia untuk pengadaan vaksin dengan harga terjangkau.
"SELAMAT datang di dunia, Daisy Dove Bloom! Kami gembira dapat memperkenalkan buah hati Goodwill Ambassadors @KatyPerry dan @OrlandoBloom," tulis Unicef
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF memperingatkan tentang kekhawatiran terkait penurunan jumlah anak yang menerima vaksin, karena gangguan pengiriman
Fakta itu diketahui dari data empat bulan pertama di 2020 selama pandemi covid-19.
Selama pandemi, sebagian besar waktu anak dihabiskan di dunia maya, mulai dari belajar, mengobrol dengan teman dan kakek-nenek, hingga kegiatan ekstrakurikuler.
Selain eksploitasi seksual, meningkatnya penggunaan gawai selama pandemi covid-19 juga membuka peluang terjadinya cyberbullying (perundungan di dunia maya) pada anak.
Inilah kesepakatan formal pertama di antara kedua lembaga tersebut di tingkat negara, setelah bekerja sama pada tingkat dunia selama bertahun-tahun.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved