Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Rilis data inflasi AS semalam menunjukkan berada di level 3,5% naik dari bulan sebelumnya (3,2%) dan di atas konsensus (3,4%), trus dolar indeks naik ke level 105.
Harga minyak mencapai level tertinggi baru dalam lima bulan pada Rabu (3/4). Emas meluncur ke puncak sepanjang masa di US$2,230.15 per ons sebelum turun sedikit.
Bursa Asia melemah di tengah ketidakpastian kapan penurunan suku bunga Amerika Serikat (AS) akan terjadi.
Gubernur Bank Sentral AS The Fed Jerome Powell mengatakan naiknya pengangguran akan menjadi pesan bagi The Fed untuk menurunkan tingkat suku bunga.
Kembalinya ke ATH bahkan dapat membuat kenaikan mencapai level 75.000 dolar AS atau sekitar Rp1,17 miliar.
The Fed mempertahankan tingkat suku bunga pada level tertinggi dalam 23 tahun untuk pertemuan kelima secara berturut-turut, sambil tetap merencanakan tiga pemotongan dalam tahun ini.
Bagaimanapun, situasi di ‘Negeri Paman Sam’ akan sangat memengaruhi perekonomian nasional, termasuk dalam penetapan kebijakan suku bunga.
Bank of Japan, bank sentral Jepang, menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam 17 tahun.
Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Harga emas minggu ini diprediksi mengalami koreksi awal sebelum cenderung menurun. Analis DCFX Andrew Fischer menilai penurunan itu kemungkinan bersifat jangka pendek.
PEMERINTAH meraup dana senilai Rp24 triliun dari lelang tujuh Surat Utang Negara (SUN). Dana tersebut diperoleh dari total penawaran yang masuk sebesar Rp58,93 triliun.
Analis Makro Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto melihat kondisi ekonomi global secara keseluruhan sesuai dengan ekspektasi.
Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange mengalami penurunan pada Selasa (12/3) waktu setempat atau Rabu (13/3) pagi WIB karena penguatan indeks dolar Amerika Serikat
Pasar ekuitas sebagian besar menguat pada Selasa (12/3) setelah aksi jual hari sebelumnya. Fokusnya pada rilis data inflasi AS.
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) jelang akhir pekan menguat. Penguatan tersebut dipengaruhi pernyataan dovish Ketua bank sentral AS.
Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat The Fed, Jerome Powell, mengatakan pihaknya tidak akan terburu-buru menurunkan tingkat suku bunga.
Aktivitas ekonomi AS sedikit meningkat sejak awal tahun ini, meskipun tekanan harga masih terus berlanjut. Ini dikatakanThe Fed pada Rabu (6/3) dalam ringkasan reguler kondisi ekonominya.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah -0,4% pada perdagangan Selasa (5/3). Sektor barang baku dan barang konsumen primer menjadi pemberat indeks.
IHSG dibuka menguat 11,97 poin atau 0,17 persen ke posisi 7.259,43.
Pada sesi kedua, IHSG betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved