Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Sopiandi, 31, membunuh istrinya berinisial, SR, 43, di kediamannya. Saat membunuh sang istri, Sopiandi tengah terpengaruh minuman keras.
Pengakuan Roni membuat warga sekitar panik. Bayi yang sudah terluka tersebut langsung dibawa warga ke Klinik Ela yang tak jauh dari rumah pelaku.
"Ternyata yang terbakar hanya kamar Kelvin (anak kandung tersangka), sedangkan garasi (tempat disimpannya mayat korban) tidak terbakar," kata Nasriadi.
Peristiwa ini terungkap setelah pihak Rumah Sakit Budi Asih melaporkan informasi mengenai kematian D yang janggal.
Pembunuhan itu direncanakan di sebuah apartemen di Kalibata, Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif kepada para tersangka pembunuhan suami dan anak.
Keempat eksekutor yang dibayar tersangka AK diduga menculik target di rumah korban. Kemudian kedua korban dieksekusi. Mayat kedua korban kemudian disimpan di dalam mobil diparkir di SPBU.
Motif pembunuhan yang dilakukan tersangka adalah masalah rumah tangga dan utang piutang.
Kondisi kedua mayat sudah sulit diidentifikasi karena hanya tersisa tulang.
Oditur Mayor Chk Darwin Butar Butar di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (22/8), menuntut terdakwa anggota TNI Prada Deri Permana dengan penjara seumur hidup.
Mendengar tuntutan Oditur, Prada DP menangis sambil berdiri di tengah sidang.
Saat mengambil ponsel korban yang sedang dicas, kabel ponsel menyangkut di kaki korban sehingga korban terbangun.
Terkait motif pembantaian, Firman menambahkan, akan dijelaskan lebih lanjut sesampainya pelaku ke Kota Serang, Banten.
JAKSA Agung Amerika Serikat, William Barr, menginstruksikan pemindahan sipir penjara tempat pengusaha Jeffrey Epstein ditahan.
JAKSA Agung AS Bill Barr berjanji untuk mengungkap kematian tersangka pelaku perdagangan seks Jeffrey Epstein
Ivan mengungkapkan terdapat luka tusukan di tubuh korban dugaan pembunuhan sekeluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem.
Seorang korban berinisial AS, 24, menjadi korban tembakan hingga peluru menembus kepalanya. Pelaku sendiri berinisal IJ yang diduga merupakan seorang anggota TNI berpangkat Prajurit Satu.
Korban tewas bernama Maksi Robin Mesakh (alias Mas Mesakh), 42, asal desa Oebelo, Kupang Tengah. Maksi meninggal akibat sebetan parang.
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Oesao yang berjarak sekitar 5 kilometer dari lokasi kejadian.
Pelaku bernama Jumharyono, 43, membunuh istrinya dengan dengan memukul dan membakar jasadnya. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (6/8) dini hari.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved