Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
IDENTITAS dua mayat gosong yang ditemukan pada sebuah mobil terbakar di pinggir ruas jalan penghubung Kecamatan Cidahu dengan Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8), akhirnya terungkap. Kedua mayat tersebut tak lain adalah Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili, 54, dan M Adi Pradana alias Dana, 23. Mereka adalah ayah dan anak. Keduanya beralamat di Lebak Bulus 1 Kavling 129 B Blok U 15 RT 03/05, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Terungkapnya identitas kedua mayat tersebut sekaligus menguak motif di balik peristiwa yang menggegerkan warga Kampung Bondol, Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu tersebut. Jajaran Polres Sukabumi yang secara maraton menyelidiki kasus itu memastikan kedua mayat korban pembunuhan. Pelaku utama kasus tersebut berinisial AK, 35. Pelaku tak lain merupakan istri korban Edi Chandra Purnama atau ibu tiri korban M Adi Pradana.
"Diduga ini sudah terencana. Motifnya, tersangka AK menyewa empat orang eksekutor untuk membunuh suami dan anak tirinya. Dugaan pembunuhan ini didasari masalah rumah tangga dan utang-piutang," kata Kapolres Sukabumi, Ajun Komisaris Besar Nasriadi kepada wartawan, Senin (26/8) malam.
Keempat eksekutor yang dibayar tersangka AK diduga menculik target di rumah korban. Kemudian kedua korban dieksekusi. Mayat kedua korban kemudian disimpan di dalam mobil yang sengaja diparkir di SPBU Cireundeu, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
"Para eksekutor lalu menyuruh tersangka AK membawa mobil di SPBU Cireundeu yang di dalamnya terdapat mayat dua orang korban," jelas Nasriadi.
baca juga: Tiga Kecamatan di Lamongan Krisis Air Bersih
Pada Minggu (25/8) sekitar pukul 07.00 WIB, tersangka AK bersama anaknya, KV, mengambil mobil berisi mayat korban yang sudah berada SPBU Cireundeu.
"Tersangka dan anaknya lalu membawa mobil ke arah Sukabumi. Di dekat lokasi kejadian di Cidahu, tersangka AK membeli satu botol bensin. Niatnya untuk membakar mobil yang di dalamnya ada mayat suami dan anak tirinya. Bensin itu diserahkan tersangka AK kepada anaknya, KV, untuk membakar mobil. Tujuannya diduga untuk menghilangkan jejak," tandas Nasriadi. (OL-3)
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
SEORANG mahasiswa berinisial A (19) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Padat Karya I, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (16/1/2026).
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan penemuan mayat pada Sabtu (3/1). Korban ditemukan dengan sejumlah luka bacok di bagian kepala.
UTANG aset kripto disebut sebagai motif utama pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon. Pelaku mengaku mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto hingga terlilit utang.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved