Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
GANJAR Pranowo dan Erick Thohir dinilai cocok untuk dipasangkan sebagai capres dan cawapres pada pilpres 2024 mendatang.
Erick dianggap telah mendapatkan dukungan dari Elite nasional yakni PAN dan PBNU
Dalam pertemuan kemarin, PDI Perjuangan dan PAN juga membicarakan soal urusan capres dan cawapres.
Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono yang juga dihubungi di waktu yang sama menuturkan belum ada perkembangan signifikan dari koalisinya termasuk komunikasi politik dengan PKB.
Partai Amanat Nasional menggelar pertemuan tertutup dengan PDI Perjuangan di kantor DPP PDIP, Jakarta, pada Jumat (2/5).
Yandri mengusulkan agar salah satu anggota keluarga, seperti anak jemaah, untuk ikut berangkat sebagai pendamping
DUET Ganjar Pranowo dan Erick Thohir sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada pilpres 2029 berpeluang besar terwujud.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menerima kunjungan silaturahmi Partai Amanah Nasional (PAN) di kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (2/6) siang.
KETUA Umum PAN Zulkifli Hasan akan bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarkoputri hari ini untuk membicarakan agenda Pemilu 2024.
Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) membenarkan rencana pertemuan dengan petinggi PDIP tersebut. Rencananya silaturahmi politik itu akan berlangsung pada pukul 14:30-15:00 WIB.
PARTAI Amanat Nasional (PAN) dinilai sangat bergantung pada keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menyikapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Dalam pelaksanannya, PAN telah memiliki program magang di PAN yakni 'MAPAN'. Program ini dibentuk untuk mencetak generasi muda untuk menjadi pemimpin yang tangguh.
Anggota DPR RI Fraksi PAN, Yandri Susanto berharap Mahkamah Konstitusi dapat bersikap negarawan terkait putusan tersebut.
SEBAGAI partai koalisi pemerintah, Partai Amanat Nasional (PAN) memiliki kedekatan dengan Presiden Joko Widodo.
Opsi duet Airlangga-Zulhas menjadi sangat rasional mengingat gabungan Golkar dan PAN sudah memenuhi ambang batas presiden 20%.
Survei Litbang Kompas dalam temuan terbarunya mencatat elektabilitas PAN mengalami peningkatan dalam lima bulan terakhir.
Wacana duet itu disambut positif baik oleh Golkar maupun PAN.
Sejak pembentukannya hingga hari ini, Partai Amanat Nasional (PAN) dinilai memiliki sejarah besar dalam dunia perpolitikan Indonesia.
WAKIL Ketua Umum (Waketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyatakan jika calon presiden berbeda, maka koalisi Indonesia bersatu (KIB) bubar dengan sendiri.
STRATEGI Partai Amanat Nasional (PAN) dengan berhabung ke pemerintahan dinilai sangat tepat.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved