Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Amanat Nasional (PAN) disebut sebagai partai yang modern oleh pengamat politik Ujang Komaruddin. Hal ini terlihat dari cara PAN yang tidak ingin memberikan sekat serta batasan dengan partai politik lain.
Sikap tersebut membuat PAN menjadi partai yang modern dan adaptif dengan menyamaratakan semuanya. Ujang mengatakan bahwa PAN saat jauh lebih terbuka dan berani mengambil langkah dengan kekuatan barunya.
“PAN ini saya sebut sebagai partai yang modern ya dengan berani bersilaturahmi dengan partai politik yang lain,” ujar Ujang yang juga Dosen di Universitas Al-Azhar Indonesia dalam keterangan tertulisnya Sabtu (3/6).
Baca juga : Pengamat: Erick Thohir Cocok Dampingi Ganjar Pranowo
Ia pun menganggap pertemuan antara PAN dan PDIP kemarin merupakan langkah yang positif. Ia menyebut sikap PAN yang seperti itu sudah mencerminkan nilai demokrasi yang positif.
Baca juga : Golkar Hormati Sikap PAN yang Merapat ke PDI Perjuangan
Dosen Universitas Al-Azhar tersebut mengatakan bahwa pertemuan keduanya merupakan komunikasi politik yang positif. Pasalnya, PAN cenderung tidak memihak pihak manapun dalam bertarung di kancah perpolitikan Indonesia.
“Ya intinya menjalin sebuah komunikasi politik ingin sama-sama ingin membangun koalisi, itu bagus,” tambahnya.
Menurutnya, pertemuan kedua partai besar tersebut guna membicarakan apakah terjadinya koalisi antara kedua belah pihak atau tidak. Apapun hasilnya, lanjut Ujang langkah tersebut sudah menggambarkan bahwa PAN merupakan partai yang semakin dewasa. (Z-8)
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons soal wacana mengenai pilpres 2029 yang mana Presiden Prabowo Subianto dipasangkan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Waketum PAN Eddy Soeparno mengaku pihaknya terbuka dengan usulan mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) ke tangan DPRD kembali menguat.
Selain di bidang ketenagakerjaan, Eddy juga menyoroti kebijakan kemandirian pangan yang mulai menunjukkan hasil positif.
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menjelaskan soal nasib Eko Patrio dan Uya Kuya di DPR RI.
FRAKSI Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta menyatakan sikap tegas menolak kehadiran atlet Israel dalam ajang World Artistic Gymnastic Championship 2025
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang akan menyiapkan 4.000 beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved