Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Status tanggap darurat bencana di Kota Bekasi diperpanjang hingga Selasa (14/1) mendatang.
“Tetap berjalan, sementara ini pindah dulu ke kantor kelurahan setempat,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinkes Kota Bekasi Dezy Sukrawati
Dezy menjelaskan, dari jumlah 4.190 sebanyak 25% di antaranya menderita ISPA. Sisanya, ada berbagai macam penyakit lain menjangkit warga terutama korban banjir.
Ia mengaku sejak Rabu (1/1) malam belum juga pulang ke rumah. Listrik di rumahnya masih padam.
Perahu tersebut diberikan sebagai bantuan Pemprov untuk mengevakuasi korban banjir di Kota Bekasi.
Kelima korban meninggal dunia dengan sebab bervariatif, antara lain korban ada yang meninggal karena disebabkan tertimpa reruntuhan bangunan dan juga sakit.
Pasokan listrik yang belum normal membuat warga sulit berkomunikasi
Sejumlah warga terdampak korban banjir di wilayah Kota Bekasi mengaku kesulitan mengakses nomor kontak darurat bencana yang disebar bagi wilayah Bekasi
SEBAGIAN warga Perumahan Kemang IFI, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, masih belum mendapatkan pertolongan evakuasi.
Korban merupakan pemilik warung internet atas nama Cahyono, 41
Salah seorang warga Perumahan Kemang IFI, Endah mengaku terpaksa masih bertahan di lantai 2 rumahnya. Sebab, hingga kini regu penyelaman belum datang juga.
Banjir paling parah mencapai ketinggian dua meter
Tiga dinas tersebut adalah Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Dinas Pertanian dan Perikanan serta Dinas Perpustakaan Daerah.
Dari target Rp3,3 triliun hanya terealisasi sebesar Rp2,5 triliun.
Tak hanya menyediakan lokasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, pemerintah pun menyediakan panggung hiburan bagi warga setempat.
Kegiatan akan diisi di antaranya deklarasi pengurangan kantong plastik oleh Asosiasi Pengusaha Ritel, UMKM, dan UPTD Pasar Tradisional di Kota Bekasi.
Rahmat menjelaskan tentang program KS NIK yang setara dengan layanan kesehatan kelas 3 mampu memuaskan warga Kota Bekasi.
Alfian mengungkapkan, terduga pelaku bernama Rama itu telah mengutip sejumlah uang dari para korban hingga jutaan rupiah.
Massa yang mengatasnamakan pejuang kartu sehat (KS-NiK) itu memilih duduk-duduk di jalan. Padahal, akses jalan tersebut dimanfaatkan pengendara untuk bisa menuju ke gerbang tol Bekasi Timur.
Pemkot Bekasi masih menunggu baterai penggerak kapal pengangkut sampah
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved