Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bekasi berencana menggelar kampanye pengurangan kantong plastik di salah satu perbelanjaan di Kota Bekasi, Senin (30/12). Hal ini dilakukan juga sebagai sosialisasi Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 37 Tahun 2019 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi, Yayan Yuliani menyampaikan, dalam kampanye tersebut pemerintah menggandeng komunitas pecinta lingkungan, asosiasi dan anggota pengusaha ritel modern, asosiasi dan anggota pusat belanja Indonesia dan kepala pasar se-Kota Bekasi. Adapun, lokasi acara akan diselenggarakan di lantai dasar Mal Metropolitan Bekasi.
"Kampanye ini tujuannya untuk pengurangan kantong plastik di pasar modern dan pasar tradisional se-Kota Bekasi," ungkap Yayan, Sabtu (28/12).
Yayan menyampaikan, kegiatan akan diisi di antaranya deklarasi pengurangan kantong plastik oleh Asosiasi Pengusaha Ritel, UMKM, dan UPTD Pasar Tradisional di Kota Bekasi. Kemudian dilanjutkan dengan talkshow bertema ramah lingkungan, pameran daur ulang sampah plastik, dan pembagian kantong belanja dipakai berulang kali atau reusable bagi pengunjung mal.
"Kampanye pengurangan sampah plastik kali ini sasarannya memang pusat perbelanjaan di Kota Bekasi. Diharapkan kantong plastik bisa diminimalisir bahkan zero kantong plastik di Kota Bekasi. Kita sudah memulai di Kantor Wali Kota Bekasi dan saat kegiatan CFD (car free day)," ungkap Yayan Yuliana.
Baca juga: Pengemudi Sepeda Motor Tewas Tertimpa Reklame
Selain itu, lanjut Yayan, kampanye tersebut juga dilakukan sebagai bagian dari kepedulian bersama mengatasi permasalahan sampah di Kota Bekasi. Terutama untuk mengurangi sampah plastik yang mendominasi jumlah sampah di TPA Sumur Batu Kota Bekasi.
"Sampah di Kota Bekasi dalam sehari mencapai 1.890 ton, sedangkan 700 ton di antaranya adalah sampah plastik yang dihasilkan dari perusahaan ritel, perusahaan makanan, serta aktivitas perdagangan, dan sampah rumah tangga. Kita ingin bertahap terus berkurang," jelas dia.
Sejak disahkan pada Maret kemarin, Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 37 Tahun 2019 tentang penggunaan sampah plastik memang belum 100% efektif. Meskipun, pemerintah setempat sudah membentuk satuan tugas (satgas) zero plastic yang akan menyisir toko ritel penyedia plastik belanjaan.
Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Ferdinan menyampaikan, Satgas zero plastic sudah melakukan penyusuran di sekitar lingkungan Pemkot Bekasi. Nantinya, lingkungan tersebut akan jadi percontohan.
"Dimulai dari lingkungan pemerintah dulu, tadi kami sisir pedagang di dalam kantor pemerintah Kota Bekasi sudah tidak ada lagi yang menyediakan plastik," ungkap Ferdinan.
Ferdi menjelaskan, pihaknya menargetkan pada 1 Januari 2020 mendatang penggunaan plastik gratis pada toko ritel, mal, serta pasar tradisional sudah tidak lagi ditemui. Meskipun, saat ini memang hal tersebut sulit dilakukan.
"Jadi harus kompak, semua lini, kalau hanya dilakukan satu atau dua toko saja sulit. Nanti malah ada diskriminasi dan penurunan omzet pada toko yang sudah menerapkan, karena masih ada toko atau jenis usaha yang belum menerapkan," tandas dia. (OL-1)
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Tepung kemasan bermerek membuat produk disukai pembeli dari berbagai wilayah
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Meski demikian, masyarakat tetap diperbolehkan merayakan malam tahun baru, tetapi dianjurkan tidak melakukannya secara berlebihan.
Dana yang digelontorkan untuk mendukung administrasi kesekretariatan hingga fasilitas kegiatan lingkungan itu langsung dikebut pencairannya oleh para ketua RW.
Pembangunan dan pengoperasian puskesmas ini merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses warga.
Pameran Dagang Lokal yang menjadi agenda pembuka menghadirkan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Bekasi.
Informasi yang sudah lama bisa dimunculkan kembali dan menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah maupun lembaga pendidikan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved