Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 40 unit perahu karet diberikan Pemerintah Jawa Barat pada Pemkot Bekasi hari ini, Kamis (2/1). Perahu tersebut diberikan sebagai bantuan Pemprov untuk mengevakuasi korban banjir di Kota Bekasi.
“Memang, tidak semua orang mau dievakuasi juga memang, itu pilihan lah ya. Tapi yang penting, buat mereka bantuan makanan dan lain-lain bisa sampai. Ada 40 perahu karet kita tambahkan," ujar Ridwan Kamil kepada awak media, Kamis (2/1) di Bekasi.
Menurut pria yang karib disapa Kang Emil itu, perahu karet tersebut diberikan untuk membantu petugas tiba di lokasi banjir. Sebab, dari laporan yang masuk pada Rabu (1/1) banyak warga yang membutuhkan makanan dan juga obat-obatan terkepung di lokasi banjir.
“Bantuan hanya menumpuk di pintu masuk, orang mau nolong kan harus bawa kendaraan, nah kendaraannya harus disiapkan,” kata dia.
Baca juga : 5 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir di Bekasi
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan, perahu-perahu tersebut bakal langsung disebar ke puluhan titik banjir di Kota Bekasi. Hingga saat ini petugas masih bersiaga serta mambantu proses evakuasi juga sekedar membagikan logistik berupa makanan.
“Evakuasi lambat itu pastilah, karena kita masih kekurangan perahu karet juga. Sekarang kita dapat 40 perahu karet dari Gubernur. Itu akan kita sebar," kata Rahmat.
Seperti yang diketahui, ada sebanyak 69 titik wilayah dilanda banjir pada Rabu (1/1) kemarin. Kecamatan Jatiasih menjadi wilayah paling parah dengan ketinggian banjir di atas 2 meter. Total, 5 orang sudah meninggal dunia di Kota Bekasi.
Pemerintah Kota Bekasi menduga ada dua penyebab yang mendasari banjir di Kota Bekasi paling parah di banding wilayah lainnya. Pertama Back Water lantaran lokasi Kali Bekasi lebih tinggi serta wilayah hilir seperti Banjir Kanal Timur juga penuh. (OL-7)
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Apabila surat tersebut tidak ditanggapi dalam 21 hari kerja, maka pihaknya akan melanjutkan upaya hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved