Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Harga beras dan beberapa bahan pokok lain di Batam masih belum terkendali meskipun operasi pasar telah dilakukan.
Kapasitas produksi beras nasional konsisten terus turun dalam lima tahun terakhir. Itu memperlihatkan adanya masalah struktural.
Sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kupang, NTT masih tinggi.
Direktur IDEA Yusuf Wibisono mengatakan kenaikan harga pangan yang melonjak tinggi saat ini, terutama beras, adalah mencemaskan.
Anggota Komisi VI DPR RI Luluk Nur Hamidah menduga kenaikan harga beras yang tidak terkendali ini merupakan ulah dari permainan pedagang atau kartel
BULOG Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) menambah frekuensi penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Banyumas Rasiwan
HARGA kebutuhan pokok terutama beras, dan cabai merah di Kota Pekanbaru terus merangkak naik. Harga beras belida naik dari Rp16 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp17.500 sampai Rp18 ribu per kg
DEPUTI III Kantor Staf Presiden Edy Priyono menyakini harga beras dapat perlahan turun setelah panen raya. Menurutnya saat ini harga beras tinggi disebabkan karena faktor suplai yang turun
Stok beras di pasar-pasar tradisional berbagai daerah terbatas. Di beberapa daerah, beras stabilisasi bahkan masih langka.
Kendati harga beras tinggi, kelangkaan beras yang sempat terjadi sepekan terakhir di Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), di toko ritel modern mulai teratasi.
Perlu ada evaluasi menyeluruh dalam kebijakan perberasan nasional. Stok beras pemerintah yang dikelola Bulog menipis. Dari catatan Bapanas, Indonesia kekurangan 2,4 juta ton beras
Kelangkaan stok beras di pasaran juga disebabkan minimnya porsi pengendalian pemerintah terhadap stok beras.
Seperti diberitakan, peritel meminta adanya revisi HET beras di gerai-gerai pasar modern sebab harga beras saat ini melambung.
HARGA beras medium kini sudah mendekati Rp14.000 per kg.
Perum Bulog menyerahkan sepenuhnya penindakan pelanggaran hukum terkait sektor perberasan kepada Satgas Pangan Polri.
DIREKTUR Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi menegaskan bahwa tidak ada penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) beras.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) didorong untuk meninjau ulang kebijakan harga eceran tertinggi (HET) beras. Itu dinilai menjadi salah satu faktor kelangkaan beras premium di pasar ritel
KETUA APRINDO Roy N Mandey menegaskan bahwa saat ini pembelian beras yang dibatasi hanya 5 kilogram dan maksimal sebanyak 2 pack adalah beras komersial swasta.
KEPALA Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengungkapkan bahwa pihaknya akan menyesuaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras baik dari Bulog sampai ke pasar ritel.
Sekjen DPP Ikappi Reynaldi Sarijowan mengatakan, kenaikan beras terjadi di jenis medium dan premium dan telah melampaui harga eceran tertinggi (HET).
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved