Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Gerhana matahari sebagian menghiasi langit Pasifik pada 21 September 2025.
Fenomena langka akan terlihat pada 19 September menjelang fajar, ketika bulan sabit, planet Venus, dan bintang terang Regulus tampak berdekatan.
Sesekali, ketika menatap langit, kita bisa melihat cahaya yang lebih terang di kedua sisi matahari. Fenomena itu dikenal sebagai sun dogs.
Fenomena langit spektakuler akan menghiasi Oktober mendatang. Komet Lemmon (C/2025 A6) diperkirakan melintas dekat Bumi pada 20 Oktober 2025.
Hujan meteor ini baru dapat terlihat dari Jakarta sekitar pukul 22.09 WIB, ketika titik radian di rasi Perseus muncul di atas cakrawala timur. Fenomena akan berlangsung hingga fajar
September 2025 akan dipenuhi dengan berbagai fenomena langit spektakuler. Mulai dari hujan meteor, gerhana bulan total, gerhana matahari sebagian, dan lainnya.
Gerhana Bulan Total, yang sering disebut sebagai Blood Moon, akan kembali menghiasi langit pada malam tanggal 7 hingga 8 September 2025.
Saksikan fenomena langit langka bulan Agustus 2025: planet Merkurius sejajar dengan bulan sabit tipis dan gugus bintang sarang lebah (Beehive Cluster).
Agustus 2025 menghadirkan langit malam yang memikat bagi para pengamat bintang. Dari hujan meteor menawan hingga konjungsi langka antarplanet
Fenomena langit yang spektakuler akan terjadi pada 29 hingga 30 Juli 2025, ketika dua hujan meteor akan terlihat berbarengan di langit malam.
Juli 2025 menjadi salah satu bulan yang dinanti para pengamat langit karena kehadiran Venus dan Jupiter yang tampak mendekat satu sama lain di langit timur menjelang fajar.
Simak 10 fakta menarik gerhana matahari total 2 Agustus 2027. Fenomena langka ini akan membuat dunia gelap selama lebih dari 6 menit. Jangan lewatkan!
Gerhana matahari total 2 Agustus 2027 akan membuat langit gelap hingga 6 menit. Fenomena langka ini hanya terjadi sekali dalam 100 tahun. Simak faktanya!
Pada 17 April mendatang, fenomena langit yang luar biasa akan terjadi, yaitu konjungsi empat planet—Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus—yang akan terlihat berdekatan.
Ramadan 2025 menjadi bulan yang istimewa dengan hadirnya dua fenomena langit yang langka.
Cincin ikonik Saturnus akan tampak menghilang dari pandangan pada 23 Maret 2025 dalam fenomena langka yang disebut ring plane crossing.
Tahun 2025 akan dihiasi dengan berbagai fase Bulan Purnama yang menarik, termasuk fenomena Supermoon dan Gerhana Bulan Total. Berikut adalah jadwal lengkapnya
Pada awal tahun 2025, Komet ATLAS C/2024 G3, yang diperkirakan menjadi komet paling terang tahun ini, akan mencapai titik terdekatnya dengan Matahari pada 13 Januari.
Salah satu fenomena langit yang cukup istimewa adalah parade planet yang diperkirakan terjadi pada Januari mendatang, mulai dari parade planet hingga hujan meteor.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved