Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Pada Sabtu, 18 Oktober 2025, fenomena langit yang menarik, yaitu hujan meteor Epsilon Geminid (ε-Geminid), akan mencapai puncaknya. Bagi para penggemar astronomi dan pecinta langit malam, ini adalah kesempatan langka untuk menikmati keindahan meteor yang akan melintasi langit.
Berikut adalah informasi lengkap tentang waktu, cara mengamati, dan kondisi cuaca yang perlu Anda ketahui.
Hujan meteor Epsilon Geminid pada tahun 2025 diperkirakan mencapai puncaknya pada 18 Oktober 2025, sekitar pukul 08:00 UTC atau pukul 15:00 WIB (waktu Indonesia Barat).
Meskipun puncak aktivitas meteor akan terjadi pada siang hari, Anda masih bisa melihatnya pada malam sebelumnya dan dini hari setelah puncak. Waktu terbaik untuk melihat hujan meteor ini adalah pada malam 18 Oktober hingga pagi 19 Oktober, terutama antara pukul 22:30 WIB hingga sebelum fajar.
Untuk mengamati hujan meteor Epsilon Geminid, Anda disarankan untuk mencari tempat yang gelap dan jauh dari polusi cahaya kota. Arahkan pandangan Anda ke konstelasi Gemini, yang akan berada di bagian timur laut langit.
Titik radian meteor ini akan semakin tinggi di langit seiring berjalannya waktu, memberikan peluang terbaik untuk melihat meteor saat malam semakin larut.
Cuaca adalah faktor penting dalam pengamatan hujan meteor. Berdasarkan prakiraan cuaca, pada 18 Oktober 2025, sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Tangerang Selatan, diperkirakan akan mengalami cuaca berawan terputus-putus dengan suhu sekitar 28°C pada malam hari. Meskipun cuaca berawan, kondisi ini masih memungkinkan Anda untuk mengamati meteor, meskipun awan mungkin sedikit menghalangi pandangan.
Hujan meteor Epsilon Geminid 2025 adalah fenomena langit yang sayang untuk dilewatkan. Meskipun puncaknya terjadi pada siang hari, Anda masih dapat menikmati kemunculan meteor pada malam 18 Oktober hingga pagi 19 Oktober. Dengan persiapan yang tepat, cuaca yang mendukung, dan lokasi pengamatan yang ideal, Anda dapat merasakan keajaiban langit malam yang dipenuhi meteor. (in-the-sky.org/Z-10)
Kilatan cahaya singkat yang muncul di sisi gelap Bulan pada Desember 2025 bukan hanya peristiwa astronomi biasa.
Salah satu fenomena utama terjadi pada Maret 2026, ketika gerhana Bulan total dapat diamati dari Indonesia.
Meteor dapat terlihat menyala sepanjang langit, tetapi jumlahnya terlihat paling banyak saat konstelasi Geminid sudah tinggi di langit sekitar tengah malam hingga 02.00-03.00 WIB.
Desember 2025 akan menjadi bulan yang penuh dengan fenomena langit spektakuler yang dapat dinikmati oleh pengamat astronomi di Indonesia.
Momentum ini terjadi secara beruntun, sehingga penghujung tahun bisa menjadi waktu yang tepat bagi siapa pun yang ingin menikmati keindahan langit.
Hujan meteor Southern Taurids mencapai puncaknya pada 4-5 November 2025. Saksikan meteor cerah dan bola api spektakuler yang muncul di langit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved