Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Espanyol vs Getafe, Dua Gol Dianulir VAR, Los Periquitos Tumbang di Kandang

Basuki Eka Purnama
22/3/2026 04:15
Espanyol vs Getafe, Dua Gol Dianulir VAR, Los Periquitos Tumbang di Kandang
Para pemain Getafe melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Espanyol di laga La Liga.(X @GetafeCF)

GETAFE berhasil mencuri poin penuh setelah menumbangkan tuan rumah Espanyol dengan skor tipis 2-1 dalam laga lanjutan La Liga di RCDE Stadium, Sabtu (21/3/2026). Pertandingan ini diwarnai rentetan keputusan VAR yang kontroversial serta drama di masa injury time.

Espanyol sebenarnya tampil dominan sejak menit awal. Laga baru berjalan, tuan rumah sudah melayangkan protes keras setelah pemain Getafe, Diego Rico, diduga melakukan handball di kotak terlarang. Namun, setelah meninjau monitor VAR, wasit memutuskan tidak memberikan penalti.

Nasib sial Los Periquitos berlanjut saat gol Cyril Ngonge pada menit ke-15 dianulir wasit karena dianggap offside melalui tinjauan VAR. 

Memasuki menit ke-30, gawang Getafe kembali bergetar lewat aksi Ramon Terrats, namun lagi-lagi dianulir karena alasan yang sama.

Keasyikan menyerang, pertahanan Espanyol justru lengah di penghujung babak pertama. 

Getafe memanfaatkan momentum ini dengan mencetak dua gol kilat di masa injury time. Domingos Duarte membuka keunggulan pada menit ke-45+3, disusul gol Mauro Arambarri pada menit ke-45+7 yang menutup paruh pertama dengan skor 0-2 untuk tim tamu.

Memasuki babak kedua, pelatih Espanyol mencoba melakukan penyegaran dengan memasukkan Roberto Fernandez. Strategi ini membuahkan hasil pada menit ke-68 setelah Fernandez berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Meski terus menekan di sisa waktu pertandingan, upaya Espanyol untuk menyamakan kedudukan selalu kandas di tangan kiper Getafe, David Soria, yang tampil gemilang. 

Ketegangan sempat memuncak di menit-menit akhir saat klaim penalti Jofre Carreras diabaikan wasit, yang berujung pada pengusiran pelatih Getafe, Jose Bordalas. Skor 1-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Usai laga, Roberto Fernandez mengakui kekecewaan timnya, terutama terkait konsentrasi pada situasi bola mati. 

"Mungkin autokritik adalah apa yang Anda katakan, bola mati, kami harus lebih memperhatikan," ujarnya.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Getafe, yang kini menduduki peringkat delapan klasemen La Liga dengan raihan 38 poin.

Adapun Espanyol kini berada di peringkat 10 klasemen La Liga dengan torehan 37 poin. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik