Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Pep Guardiola Akui Manchester City Kehilangan Konsistensi

Thalatie K Yani
15/3/2026 07:07
Pep Guardiola Akui Manchester City Kehilangan Konsistensi
Pep Guardiola menyoroti masalah penyelesaian akhir dan konsistensi Manchester City musim ini. Tertinggal 9 poin dari Arsenal, Pep akui situasi kini rumit.(Manchester City)

MANAJER Manchester City, Pep Guardiola, tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya setelah timnya kembali kehilangan poin dalam hasil imbang 1-1 melawan West Ham di London Stadium. Meski mendominasi laga dengan catatan 24 tembakan, The Citizens hanya mampu mengonversi satu gol, sebuah masalah yang menurut Pep telah menghantui timnya sepanjang musim ini.

Guardiola meyakini timnya sebenarnya menciptakan peluang yang cukup untuk memenangkan banyak pertandingan yang berakhir imbang musim ini. Namun, ia menilai proses adaptasi banyak pemain baru menjadi salah satu alasan mengapa produktivitas gol mereka menurun dibandingkan musim-musim sebelumnya.

"Sepak bola itu tidak terduga," ujar Guardiola. "Mereka punya satu peluang dan mencetak satu gol. Musim ini kami selalu menjadi tim yang mengendalikan banyak aspek, tetapi kami tidak mampu mencetak tiga atau empat gol."

Pep merujuk pada beberapa laga seperti melawan Sunderland, Chelsea, dan Brighton sebagai contoh dominasi timnya yang gagal berbuah poin penuh. Ia juga menyoroti laga kontra Nottingham Forest sebagai gambaran musim mereka, di mana Savinho gagal mencetak gol meski gawang sudah kosong di menit akhir.

"Kami tidak mencetak cukup gol. Saya menerimanya. Lawan bisa mencetak gol, tapi biasanya kami selalu mampu mencetak banyak gol. Musim ini hal itu tidak terjadi," tambahnya.

Meski kecewa dengan hasil, Pep mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya, terutama setelah melakoni laga berat di Madrid tengah pekan lalu. Ia memasukkan tenaga baru seperti Rayan, Tijjani, Phil, dan Jeremy di babak kedua untuk mengubah ritme, namun tembok pertahanan rendah (low block) lawan tetap sulit ditembus.

"Pada akhirnya kami butuh kreativitas lewat umpan silang, tembakan, dan dribel, tetapi kami sedikit kesulitan dengan hal itu musim ini. Tidak mudah, Anda tahu," ungkap Pep.

Mengenai selisih sembilan poin dari Arsenal di puncak klasemen, Guardiola mengakui bahwa perburuan gelar kini menjadi sangat rumit. Namun, ia tetap mempertahankan sikap positif, terutama karena City masih menyimpan satu tabungan pertandingan dan akan menjamu Arsenal di kandang.

"Ini rumit. Menang melawan Nottingham Forest dan hari ini, maka semuanya akan bergantung pada kami sendiri. Tapi saya selalu positif. Jika nanti memang tidak memungkinkan lagi untuk menang (Premier League), mereka akan merayakannya, dan saya akan menelepon Mikel (Arteta) untuk mengucapkan selamat."

Guardiola menyimpulkan bahwa stabilitas yang menjadi kekuatan utama City selama satu dekade terakhir belum sepenuhnya terlihat musim ini. "Ada banyak pemain baru dan konsistensi yang kami miliki di masa lalu belum bisa kami dapatkan musim ini. Kami bermain lebih baik dari yang saya harapkan di awal, tetapi kami tidak mampu menemukan percikan itu," tutupnya. (Manchester City/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya