Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Real Madrid vs Manchester City: Duel Raksasa di Babak 16 Besar Liga Champions

Khoerun Nadif Rahmat
10/3/2026 19:15
Real Madrid vs Manchester City: Duel Raksasa di Babak 16 Besar Liga Champions
Pelatih Manchester City Pep Guardiola(X/@ekstratimeindonesia)

PERTEMUAN ke-16 antara Real Madrid dan Manchester City akan menjadi pusat perhatian di Stadion Santiago Bernabeu pada Kamis (12/2).

Laga leg pertama babak 16 besar itu mencatatkan sejarah baru sebagai partai pertama yang dimainkan di fase gugur dalam lima musim berturut-turut.

Upaya Real Madrid untuk mengejar gelar ke-16 di kompetisi tertinggi Eropa musim ini harus melalui jalan terjal. Skuad asuhan Alvaro Arbeloa terpaksa melewati babak playoff setelah hanya finis di peringkat kesembilan pada fase liga.

Kekalahan 2-4 dari Benfica pada laga terakhir fase grup memastikan posisi tersebut, meski akhirnya Los Blancos berhasil membalas dengan keunggulan agregat 3-1 atas wakil Portugal itu untuk mencapai babak 16 besar selama 23 musim beruntun.

Performa domestik Madrid pun tengah naik turun. Usai tumbang mengejutkan 0-1 dari Getafe, kapten Federico Valverde menyelamatkan muka tim lewat gol penentu di menit ke-95 saat menang 2-1 atas Celta Vigo, Jumat lalu. Hasil itu menjaga jarak empat poin dari Barcelona di puncak klasemen La Liga.

Rekor kandang Madrid di Liga Champions musim ini sebenarnya cukup impresif dengan empat kemenangan dari lima laga. Namun, satu-satunya kekalahan terjadi justru saat menjamu Manchester City pada Desember lalu dengan skor 1-2.

Statistik mencatat raksasa Spanyol ini kalah dalam empat laga terakhir melawan tim Inggris di kompetisi UEFA, walaupun secara keseluruhan mereka memenangi 13 dari 15 laga babak 16 besar terakhir.

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengantisipasi duel sengit ini dengan penuh kewaspadaan. "Ini adalah laga yang sangat dinikmati penggemar Real Madrid karena kaliber lawannya. Ketika saatnya tiba, kami akan bersiap sepenuhnya, menyadari tantangan yang akan dihadapi," ujarnya dikutip dari laman resmi Liga Champions.

Di sisi lain, Manchester City melaju ke babak 16 besar secara otomatis setelah mengamankan 16 poin di fase liga. Tim asuhan Pep Guardiola menunjukkan ketangguhan dengan mengalahkan tim-tim seperti Napoli, Villarreal, hingga Dortmund.

Sejak kemenangan terakhir di fase liga pada Januari lalu, City belum terkalahkan dalam sembilan laga domestik, termasuk kemenangan 3-1 atas Newcastle United di Piala FA pekan lalu meski sempat ditahan imbang Nottingham Forest di liga.

Laga ini juga menjadi tonggak sejarah bagi Guardiola yang akan menjalani pertandingan ke-190 sebagai manajer di Liga Champions, menyamai rekor Sir Alex Ferguson.

Meski City memiliki catatan kurang memuaskan dengan hanya menang dua kali dari delapan laga tandang terakhir di Eropa, mereka telah memenangi dua kunjungan ke Spanyol musim ini, termasuk kemenangan di Bernabeu.

Pelatih the Citizen, Guardiola menekankan pentingnya kekuatan mental dalam menghadapi jadwal padat pada Maret. "Februari telah berakhir dan Maret telah tiba. Semuanya adalah tentang pola pikir. Tidak apa-apa, kami akan menjalaninya satu demi satu dan melakukan segalanya untuk memenangi setiap pertandingan. Pada akhirnya, itulah yang harus Anda lakukan," pungkasnya. (Ndf/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya