Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Rodri Didenda Rp1,6 Miliar karena Kritik Wasit

Basuki Eka Purnama
10/3/2026 04:10
Rodri Didenda Rp1,6 Miliar karena Kritik Wasit
Gelandang Manchester City Rodri (kiri)(AFP/Paul ELLIS)

BINTANG Manchester City, Rodri, resmi dijatuhi sanksi berat oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyusul komentar kontroversialnya terhadap kepemimpinan wasit. 

Gelandang asal Spanyol tersebut dikenakan denda sebesar 80.000 pound sterling atau setara Rp1,6 miliar serta mendapat peringatan keras terkait perilaku di media.

Sanksi ini merupakan buntut dari wawancara pascapertandingan saat Manchester City menjamu Tottenham Hotspur pada pekan ke-24 Liga Primer Inggris, awal Februari lalu. 

Dalam laga yang berakhir imbang 2-2 tersebut, Rodri dinilai telah melampaui batas dalam meluapkan kekecewaannya terhadap ofisial pertandingan.

Tuduhan Bias dan Integritas

Dalam pernyataan resmi, Senin (9/3), FA menegaskan bahwa komentar Rodri dikategorikan sebagai tindakan tidak pantas. 

Pihak otoritas sepak bola Inggris tersebut menyoroti adanya indikasi tuduhan bias yang dilontarkan oleh peraih Ballon d'Or 2024 tersebut.

“Gelandang tersebut diduga bertindak tidak pantas dalam wawancara media setelah pertandingan dengan membuat komentar yang menyiratkan adanya bias dan/atau mempertanyakan integritas wasit maupun ofisial pertandingan,” tulis pernyataan resmi FA.

Ketegangan ini bermula dari keputusan wasit Robert Jones yang mengesahkan gol penyerang Tottenham Hotspur, Dominic Solanke. 

Dalam tayangan ulang, Solanke terlihat sempat mengenai bagian belakang kaki bek tengah Manchster City, Marc Guehi, sebelum menceploskan bola ke gawang. 

Meski insiden tersebut sempat ditinjau melalui teknologi Video Assistant Referee (VAR), wasit tetap menyatakan gol tersebut sah dan tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.

Kekecewaan Sang Gelandang

Rodri yang tidak mampu menyembunyikan rasa frustrasinya, secara terbuka mempertanyakan kenetralan pengadil lapangan. Ia mengisyaratkan adanya sentimen negatif terhadap dominasi Manchester City di liga dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya tahu kami terlalu sering menang dan orang-orang tidak ingin kami menang lagi, tetapi wasit harus bersikap netral,” ujar Rodri dalam kutipan wawancaranya. 

Ia juga menambahkan, “Ini tidak adil karena kami bekerja sangat keras.”

Dampak di Papan Klasemen

Hasil imbang kontra Tottenham Hotspur tersebut menjadi kerugian besar bagi ambisi juara tim asuhan Pep Guardiola. 

Manchester City kini masih tertahan di posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris, tertinggal tujuh poin dari Arsenal yang kokoh di puncak.

Meski memiliki simpanan satu pertandingan lebih sedikit dibandingkan The Gunners, kehilangan poin krusial di kandang serta sanksi yang menerpa pemain kunci seperti Rodri menjadi tantangan berat bagi Manchester City dalam mempertahankan gelar juara mereka musim ini. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya