Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Bungkam Benfica, Real Madrid Usir Suporter Sendiri di Bernabeu! Ini Alasannya

Dhika Kusuma Winata
26/2/2026 14:23
Bungkam Benfica, Real Madrid Usir Suporter Sendiri di Bernabeu! Ini Alasannya
Hasil Real Madrid vs Benfica berakhir 2-1 (Agregat 3-1).(AFP)

PERTANDINGAN leg kedua babak 16 besar antara Real Madrid vs Benfica berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk tuan rumah di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2) dini hari WIB.

Hasil ini memastikan langkah Los Blancos ke fase gugur Liga Champions 2025/2026 dengan keunggulan agregat 3-1.

Namun, lebih dari sekadar angka di papan skor, laga Real Madrid vs Benfica ini menjadi panggung pernyataan tegas klub ibu kota Spanyol tersebut melawan diskriminasi rasial yang sempat memanas pada pertemuan pertama.

Simbol Perlawanan Rasisme di Santiago Bernabeu

Gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, menyebut kemenangan ini sebagai kemenangan bagi semua pihak yang menentang rasisme.

Pernyataan keras Tchouameni merujuk pada insiden di leg pertama pekan lalu, di mana bintang Madrid, Vinicius Junior, diduga mendapat pelecehan rasial dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

“Kami memang tidak memainkan pertandingan terbaik musim ini. Itu jelas. Tetapi ada hal yang lebih penting daripada laga ini, bahkan lebih penting daripada sepak bola,” ujar Tchouameni usai laga melawan Benfica.

Vinicius Junior yang menjadi sorotan utama berhasil mencetak gol kedua Madrid dalam pertandingan ini. Bagi Tchouameni, gol tersebut merupakan jawaban terbaik atas diskriminasi yang masih menghantui dunia olahraga.

UEFA telah menjatuhkan skorsing sementara kepada Gianluca Prestianni menyusul investigasi insiden leg pertama. Banding yang diajukan Benfica resmi ditolak pada hari yang sama dengan laga leg kedua ini.

Tindakan Tegas Real Madrid terhadap Oknum Suporter

Real Madrid juga melakukan tindakan "bersih-bersih" di internal klub. Sebelum kick-off Real Madrid vs Benfica, petugas keamanan mengidentifikasi dan mengusir seorang suporter yang melakukan gestur salam Nazi di tribun penonton.

Pihak klub mengonfirmasi bahwa oknum tersebut terekam oleh kamera siaran televisi dan langsung diamankan. “Real Madrid mengecam segala bentuk gestur dan ekspresi yang memicu kekerasan dan kebencian dalam olahraga maupun masyarakat,” tulis pernyataan resmi klub.

Vinicius Junior sendiri merayakan kemenangan ini dengan mengunggah foto spanduk raksasa bertuliskan 'No to Racism' di akun media sosialnya dengan caption singkat: “Tarian berlanjut”.

Analisis Alvaro Arbeloa: Vinicius Jadi Tumpuan Tanpa Mbappe

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan apresiasi khusus kepada Vinicius Junior. Arbeloa menilai peran pemain asal Brasil tersebut menjadi jauh lebih krusial mengingat Kylian Mbappe masih harus absen karena cedera lutut.

“Saya bereaksi dengan kegembiraan karena gol indah yang dia buat. Dia pantas mendapatkannya setelah apa yang dia lalui,” kata Arbeloa. Menurutnya, kematangan Vinicius dalam memimpin lini depan tanpa kehadiran Mbappe adalah kunci sukses Madrid menyingkirkan Benfica.

Dengan kemenangan ini, Real Madrid kini menanti hasil undian UEFA untuk mengetahui lawan mereka di babak 16 besar Liga Champions mendatang. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya