Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Fokus Benahi Bola Mati, Bernardo Tavares Siapkan Persebaya Hadapi Mantan Klub

Basuki Eka Purnama
25/2/2026 05:52
Fokus Benahi Bola Mati, Bernardo Tavares Siapkan Persebaya Hadapi Mantan Klub
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares (kanan)(X @persebayaupdate)

PERSEBAYA Surabaya tengah mematangkan persiapan intensif menjelang laga krusial pekan ke-23 Super League 2025/2026 melawan PSM Makassar

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Rabu (25/2) malam ini, menjadi sorotan utama mengingat evaluasi mendalam yang dilakukan tim pelatih terkait aspek pertahanan.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa fokus utama timnya saat ini adalah membenahi situasi bola mati (set-piece). 

Evaluasi ini muncul setelah timnya mencatatkan rekor kurang memuaskan dalam dua pertandingan terakhir, saat empat dari lima gol terakhir yang bersarang ke gawang Persebaya berasal dari skema tersebut.

"Besok kami akan bermain melawan tim yang bagus dengan pemain-pemain berkualitas dan mereka memiliki waktu persiapan satu hari lebih banyak daripada kami," ujar Tavares dalam konferensi pers prapertandingan di Stadion GBT, Selasa (24/2) malam.

Menghadapi PSM Makassar memiliki dimensi emosional tersendiri bagi Tavares, mengingat ia pernah menangani klub tersebut selama tiga setengah musim di Indonesia. 

Namun, pelatih asal Portugal ini menegaskan bahwa profesionalisme tetap menjadi prioritas utamanya dalam laga nanti.

"Sekarang kami berada di Persebaya dan selama pertandingan saya akan 200 persen profesional serta mencoba memberikan yang terbaik untuk tim kami," tegasnya.

Tantangan Persebaya semakin berat karena kondisi skuad yang belum ideal. Beberapa pemain kunci harus absen akibat cedera, akumulasi kartu, hingga kondisi fisik yang tidak fit, sehingga membuat opsi rotasi pemain menjadi terbatas. 

Tavares meminta anak asuhnya untuk meningkatkan konsentrasi dan kerja keras di lapangan. Ia juga berharap dukungan penuh dari Bonek dan Bonita agar tim tetap memiliki kepercayaan diri meski tengah berada dalam tekanan.

Senada dengan sang pelatih, gelandang Persebaya Francisco Rivera menyatakan bahwa tim telah berkomitmen untuk memperbaiki aspek mental dan konsistensi permainan. 

Menurutnya, padatnya jadwal dan perjalanan jauh bukanlah alasan bagi pemain untuk tampil di bawah performa.

"Kami harus profesional dan secara mental harus meningkat. Melawan Makassar, kami harus konsisten dan fokus," ucap pemain asal Meksiko tersebut.

Rivera menambahkan bahwa laga melawan PSM menjadi momentum pembuktian bagi seluruh pemain, termasuk mereka yang jarang mendapatkan kesempatan tampil. 

Baginya, setiap pemain harus siap saat dipercaya turun ke lapangan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap tim.

"Kami harus fokus 100% untuk meraih tiga poin," pungkas Rivera.

Kini, publik sepak bola Surabaya menantikan apakah perubahan taktik pada situasi bola mati dan motivasi tinggi dari para pemain mampu membawa Bajul Ijo meraih kemenangan di kandang sendiri. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya