Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Celtic vs VfB Stuttgart, Die Schwaben Menang Telak di Glasgow

Basuki Eka Purnama
20/2/2026 05:21
Celtic vs VfB Stuttgart, Die Schwaben Menang Telak di Glasgow
Pemain VfB Stuttgart Bilal El Khannouss melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Celtic di laga leg pertama playoff Liga Europa.(X @VfB_int)

CELTIC harus menghadapi kenyataan pahit dalam ambisi mereka di kancah Eropa. Menjamu wakil Jerman, VfB Stuttgart, dalam laga leg pertama play-off Liga Europa, Jumat (20/2) dini hari WIB, tim berjuluk The Hoop tersebut dipaksa menyerah dengan skor telak 1-4 di hadapan pendukung sendiri di Celtic Park.

Kekalahan ini menempatkan skuad asuhan pelatih interim Martin O'Neill dalam posisi yang sangat sulit. Mereka kini memikul beban berat untuk membalikkan keadaan saat melakoni laga tandang ke Jerman pada pekan depan.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi dari kedua kesebelasan. Namun, tim tamu berhasil membungkam publik tuan rumah lebih dulu pada menit ke-15. 

Memanfaatkan umpan dari Denis Undav, Bilal El Khannouss melepaskan tembakan rendah kaki kiri yang bersarang di pojok gawang Celtic. 

Meski para pemain Celtic sempat melancarkan protes karena menduga adanya posisi offside, tinjauan Video Assistant Referee (VAR) tetap mengesahkan gol tersebut untuk keunggulan Stuttgart.

Celtic sempat memberikan napas harapan bagi para pendukungnya enam menit berselang. Penyerang muda asal Swedia, Benjamin Nygren, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-21. 

Memanfaatkan kelengahan lini belakang Stuttgart, Nygren melakukan penetrasi ke kotak penalti, melewati penjaga gawang Alexander Nubel, dan menceploskan bola ke gawang yang kosong. Gol ini merupakan koleksi ke-17 Nygren di semua kompetisi musim ini.

Sayangnya, euforia tuan rumah tidak bertahan lama. Stuttgart kembali memimpin pada menit ke-28. Berawal dari umpan silang dari sisi kanan, El Khannouss kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan terarah yang gagal dihalau Kasper Schmeichel. Skor 1-2 bertahan hingga turun minum.

Dominasi Stuttgart di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Celtic mencoba mengambil inisiatif serangan. Julian Araujo sempat melakukan aksi individu yang menjanjikan, namun upayanya hanya membuahkan sepak pojok. 

Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Schmeichel justru kembali bobol pada menit ke-57. Jamie Leweling memperlebar keunggulan tim tamu menjadi 3-1 setelah memaksimalkan assist kedua dari Denis Undav malam itu.

Stuttgart sejatinya sempat mencetak gol keempat, dua menit kemudian melalui Ermedin Demirovic, namun VAR menyelamatkan wajah Celtic setelah menganulir gol tersebut karena offside. 

Di sisa waktu pertandingan, Celtic berupaya menekan melalui peluang-peluang dari Nygren dan Sebastian Tounekti, namun penampilan gemilang Alexander Nubel di bawah mistar gawang Stuttgart sulit ditembus.

Pesta kemenangan Stuttgart akhirnya ditutup di masa injury time (90+2'). Pemain pengganti, Tiago Tomas* melakukan solo lari ke dalam kotak penalti dan dengan tenang melambungkan bola melewati Schmeichel untuk mengubah skor menjadi 1-4.

Kekalahan di kandang ini menjadi pukulan telak bagi Celtic. Dengan selisih tiga gol, mereka membutuhkan keajaiban di leg kedua jika ingin tetap bertahan di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut. (eurosport/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya