Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Manchester City Rayu EFL demi Mainkan Marc Guehi di Final Piala Liga

Khoerun Nadif Rahmat
05/2/2026 11:53
Manchester City Rayu EFL demi Mainkan Marc Guehi di Final Piala Liga
Ilustrasi(Antara)

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengonfirmasi akan mengajukan permohonan khusus kepada Football League (EFL) agar Marc Guehi dapat diturunkan dalam laga final Piala Liga melawan Arsenal. Meski bek timnas Inggris tersebut secara reguler dinyatakan tidak memenuhi syarat (ineligible), Guardiola berkeras ingin membawa bek anyarnya itu ke Wembley pada 22 Maret mendatang.

Guehi, yang diboyong dari Crystal Palace pada bursa transfer Januari, terganjal aturan pendaftaran pemain karena bergabung setelah laga leg pertama semifinal melawan Newcastle United berlangsung. Kondisi ini berbeda dengan pemain anyar City lainnya, Antoine Semenyo, yang tetap diperbolehkan tampil.

Guardiola menyadari peluang keberhasilan banding ini sangat tipis, namun ia merasa perlu memperjuangkan hak pemainnya. Krisis lini pertahanan dan ketajaman Arsenal sebagai pemuncak klasemen Liga Primer menjadi alasan utama sang pelatih ingin memperkuat benteng pertahanannya.

"Dia adalah pemain kami, kami membayar gajinya. Saya tidak mengerti mengapa dia tidak bisa bermain di final bulan Maret padahal dia sudah berada di sini cukup lama," ujar Guardiola dikutip dari AFP.

Meskipun pesimistis bisa mengubah aturan yang ada, pelatih asal Spanyol itu menegaskan akan tetap mencoba jalur birokrasi tersebut sebagai langkah logis bagi klub.

Langkah the Citizens menuju partai final Carabao Cup dipastikan setelah kemenangan agregat 5-1 atas Newcastle United. Dalam laga leg kedua di Etihad Stadium, City menang meyakinkan dengan skor 3-1.

Omar Marmoush menjadi bintang lapangan dengan torehan dua gol pembuka, disusul gol ketiga dari Tijjani Reijnders sebelum turun minum. Newcastle hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Anthony Elanga pada menit ke-62.

Kemenangan itu membawa City kembali ke final Piala Liga untuk pertama kalinya sejak 2021. Ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Guardiola untuk merengkuh trofi kelimanya di ajang ini selama masa kepemimpinannya di Manchester.

Keberhasilan menembus Wembley menjadi suntikan moral yang sangat dibutuhkan City. Pasalnya, mereka baru saja meraih hasil mengecewakan setelah ditahan imbang -2 oleh Tottenham Hotspur di liga, yang membuat mereka tertinggal enam poin dari Arsenal.

"Saya tidak menganggap pencapaian ini sebagai hal biasa. Saya tahu betapa sulitnya mencapai final. Bermain di lima final Piala Liga dalam sepuluh tahun adalah catatan yang luar biasa," tutur Guardiola.

Di sisi lain, kekalahan itu mengakhiri status Newcastle sebagai juara bertahan. Manajer Newcastle, Eddie Howe, mengaku kecewa berat dengan performa anak asuhnya yang dianggap tidak terorganisasi dan kalah dalam duel individu, terutama pada babak pertama.

Laga Final Carabao Cup Arsenal vs Manchester City bakal digelar di Stadion Wembley pada 22 Maret 2026. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik