Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
FINAL Piala Liga Inggris 2025/2026 bukan sekadar perebutan trofi biasa. Pertemuan antara Arsenal dan Manchester City di partai puncak kali ini membangkitkan kembali memori pahit bagi publik London Utara, sekaligus menjadi panggung besar untuk mengakhiri dahaga sejarah yang telah berlangsung selama tiga dekade.
Laga ini merupakan ulangan final musim 2017/2018. Kala itu, kedua tim juga bertemu di Stadion Wembley untuk memperebutkan gelar yang sama. Namun, bagi Arsenal, momen tersebut menyisakan luka setelah Manchester City tampil dominan dan menghancurkan harapan mereka dengan kemenangan telak 3-0.
Kini, di bawah asuhan Mikel Arteta, Arsenal memiliki kesempatan emas untuk menghapus bayang-bayang kegagalan tersebut dan membalaskan kekalahan dari rival terkuat mereka.
Lebih dari sekadar balas dendam, Arsenal mengusung misi besar untuk membawa pulang trofi Piala Liga ke lemari juara mereka. Sudah 33 tahun berlalu sejak terakhir kali The Gunners mengangkat trofi ini pada musim 1992/1993, saat mereka menumbangkan Sheffield Wednesday dengan skor 2-1.
Di semifinal, Arsenal sukses mengalahkan Chelsea. Bagi Chelsea, kekalahan itu menjadi pukulan tersendiri. Pelatih Liam Rosenior mengakui timnya sudah berusaha menguasai permainan, tetapi gagal menemukan momen krusial untuk mengubah keadaan.
“Arsenal tahu mereka berada dalam pertandingan yang sulit. Kami menguasai area yang kami inginkan di babak kedua, tetapi tidak mendapatkan momen kualitas yang kami butuhkan,” kata Rosenior.
Rentang waktu yang sangat panjang bagi klub sebesar Arsenal untuk tidak memenangi kompetisi ini, menjadikan final tahun ini sebagai salah satu laga paling emosional bagi para pendukung.
Di sisi lain, Manchester City tetap berdiri kokoh sebagai rintangan terbesar bagi ambisi Arsenal. Dominasi skuat asuhan Pep Guardiola di kompetisi domestik dalam satu dekade terakhir menjadikan mereka ujian mental yang sesungguhnya.
Bagi Arsenal, menaklukkan City di partai puncak bukan sekadar soal mengangkat trofi, melainkan pembuktian bahwa mereka telah siap untuk kembali mendominasi kancah sepak bola Inggris dan mencetak sejarah baru di era modern.
“Kami tahu laga ini akan menjadi pertarungan berat. Ketahanan tim dan kejelasan dalam memahami permainan yang harus dijalani menjadi kunci, dan para pemain menjalankannya dengan sangat baik,” kata Arteta. (Ant/I-1)
Final Carabao Cup 2026 mempertemukan Arsenal vs Manchester City di Wembley. Duel sarat gengsi antara mantan bos Pep Guardiola dan asistennya Mikel Arteta dalam perburuan trofi.
FINAL ideal tercipta di Piala Liga Inggris 2025/2026. Arsenal dipastikan akan berhadapan dengan Manchester City dalam perebutan trofi juara.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengonfirmasi akan mengajukan permohonan khusus kepada Football League (EFL) agar Marc Guehi dapat diturunkan dalam laga final Piala Liga.
Dengan hasil imbang kontra Manchester City, Arsenal tetap berada di posisi kedua klasemen Liga Primer Inggris dengan 10 poin dari lima laga, tertinggal lima angka dari Liverpool.
Menurut Mikel Arteta, kunci kemenangan Arsenal atas Manchester City adalah bermain dengan agresif, berani, dan menekan dengan intensitas tinggi.
ARSENAL memastikan langkah ke final Piala Liga Inggris.
KEMARAHAN Pelatih Chelsea Liam Rosenior pada bintang-bintang Arsenal FC tertangkap kamera sebelum laga Arsenal vs Chelsea dalam memperebutkan trofi EFL Cup Carabao.
Kemenangan atas Chelsea ini sekaligus mengakhiri penantian delapan tahun Arsenal untuk kembali merasakan atmosfer final Piala Liga sejak terakhir kali pada musim 2017/18.
Nonton siaran langsung Arsenal vs Chelsea leg 2 semifinal Carabao Cup 2026 di Vidio. Cek jadwal, prediksi, dan link streaming resmi di sini!
Akses link live streaming Arsenal vs Chelsea leg 2 semifinal Carabao Cup 2026. Simak jadwal, prediksi skor, dan info siaran langsung resmi Vidio di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved