Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
INTER Milan semakin mempertegas dominasi mereka dalam perburuan gelar juara Serie A musim ini. Melakoni laga tandang ke Stadion Giovanni Zini, Senin (2/2) dini hari WIB, skuad asuhan Cristian Chivu tersebut sukses membawa pulang poin penuh setelah menundukkan tuan rumah Cremonese dengan skor meyakinkan 2-0.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bagi para rival bahwa Nerazzurri belum menunjukkan tanda-tanda melambat.
Tambahan tiga poin ini membuat Inter Milan kini mengoleksi 55 poin dari 23 pertandingan. Hasil tersebut sekaligus memperlebar jarak keunggulan mereka menjadi delapan poin dari AC Milan yang membayangi di posisi kedua klasemen sementara.
Inter Milan langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Tekanan yang konsisten akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-16.
Berawal dari skema sepak pojok, penyerang andalan Nerazzurri Lautaro Martinez berhasil melepaskan diri dari kawalan dan melepaskan sundulan tajam yang gagal dihalau kiper lawan. Gol pembuka ini memberikan kepercayaan diri tinggi bagi tim tamu untuk terus mendikte permainan.
Cremonese sebenarnya bukan tanpa perlawanan. Tertinggal satu gol, tuan rumah mencoba merespons melalui aksi Federico Ceccherini. Namun, tembakan spekulasi yang dilepaskannya masih melebar tipis di sisi gawang Inter, sehingga gagal mengubah papan skor.
Keunggulan Inter Milan semakin menjauh pada menit ke-31. Piotr Zielinski mencatatkan namanya di papan skor setelah berhasil mengonversi peluang menjadi gol kedua bagi timnya.
Gol ini sekaligus menjadi momen sulit bagi penjaga gawang Cremonese asal Indonesia, Emil Audero, yang harus memungut bola dari gawangnya untuk kedua kali sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Inter Milan mulai menurunkan intensitas serangan mereka. Meski lebih banyak bermain menunggu, kendali permainan tetap berada di tangan Lautaro Martinez dan kawan-kawan.
Di sisi lain, Cremonese yang berusaha mengejar ketertinggalan tampak kesulitan menembus lini pertahanan Inter yang tampil disiplin.
Peluang terbaik tuan rumah untuk memperkecil kedudukan datang saat waktu normal hanya menyisakan enam menit. Alessio Zerbin melepaskan tembakan keras yang cukup mengancam, namun dewi fortuna belum berpihak setelah bola hanya membentur tiang gawang sebelah kanan. Skor 2-0 untuk keunggulan Inter pun bertahan hingga laga usai.
Bagi Cremonese, kekalahan ini memaksa mereka tertahan di peringkat ke-15 dengan torehan 23 poin dari 23 laga. Sementara bagi Inter Milan, hasil ini menjadi modal krusial untuk menjaga stabilitas mental di jalur perebutan Scudetto. (Ant/Z-1)
Tambahan tiga poin dari laga melawan Cremonese ini membuat Atalanta tetap kokoh di papan tengah Serie A menuju zona Eropa, tepatnya di peringkat ketujuh.
Simak preview lengkap Atalanta vs Cremonese di Serie A 2025/2026. Analisis kekuatan tim, statistik kunci, dan prediksi skor pertandingan di Bergamo.
CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta, mengecam keras aksi pelemparan flare oleh suporter Nerazzurri yang mengenai kiper lawan sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero.
Laga ini menjadi duel sengit antara dua tim papan tengah yang sedang berjuang memperbaiki posisi.
Kemenangan I Neroverdi ini diciptakan oleh gol tunggal Alieu Fadera pada menit ke-3. Gol cepat ini, membuat Sassuolo berhasil meraih tiga angka di kandang.
Dengan kemenangan atas Juventus, Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A dengan koleksi 61 poin, menjauh dari kejaran AC Milan.
Aleksandar Stankovic dilaporkan tengah dipantau ketat oleh Manchester United, Arsenal, Chelsea, dan Tottenham Hotspur.
Bologna resmi memperpanjang kontrak penyerang Argentina Santiago Castro hingga 2030 guna memagari sang pemain dari incaran Chelsea dan Inter Milan.
Guglielmo Vicario menjadi target utama Juventus dan Inter Milan pada bursa transfer 2026. Kiper Tottenham ini siap kembali ke Serie A dengan nilai fantastis.
Inter Milan tampil perkasa dengan melibas 10 pemain Sassuolo. Lautaro Martinez menyamai rekor legenda klub, sementara Federico Dimarco cetak hat-trick assist.
Pada menit ke-49 laga kontra Sassuolo, sebuah suar dilemparkan dari tribun penonton Inter Milan ke arah lapangan dan meledak tepat di dekat Emil Audero.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved