Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Fokus Hadapi Inter Milan, Niko Kovac Tekankan Intensitas di Signal Iduna Park

Basuki Eka Purnama
28/1/2026 04:27
Fokus Hadapi Inter Milan, Niko Kovac Tekankan Intensitas di Signal Iduna Park
Pelatih Borussia Dortmund Niko Kovac(AFP/IBRAHIM OT)

PELATIH Borussia Dortmund, Niko Kovac, menegaskan bahwa timnya kini sepenuhnya fokus menatap laga krusial melawan Inter Milan pada lanjutan fase liga Liga Champions. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di markas kebanggaan mereka, Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Kamis (29/1) dini hari WIB.

Menjelang laga besar ini, Kovac memilih untuk bersikap realistis namun tetap ambisius. Ia enggan membiarkan para pemainnya terbebani oleh kalkulasi peluang lolos otomatis ke babak 16 besar yang kian menipis. 

Bagi pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut, kunci utama kesuksesan timnya saat ini adalah fokus pada performa di lapangan hijau dan mengendalikan hal-hal yang berada dalam jangkauan teknis tim.

"Yang penting adalah besok kita bermain selama 90 menit seperti yang seharusnya: dengan intensitas, agresivitas, dinamisme, dan energi," tegas Kovac, sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Rabu (28/1).

Posisi di Klasemen dan Peluang Lolos

Saat ini, Borussia Dortmund tertahan di peringkat ke-16 klasemen fase liga. Die Borussen tercatat baru mengumpulkan 11 poin dari tujuh pertandingan yang telah dijalani. Posisi ini menempatkan Dortmund dalam situasi yang cukup menantang untuk bisa merangsek ke papan atas.

Secara matematis, Dortmund sebenarnya masih memiliki peluang untuk menembus babak 16 besar tanpa melalui jalur play-off. Namun, skenario tersebut bergantung pada hasil negatif dari tim-tim pesaing yang saat ini berada di atas mereka dalam tabel klasemen. 

Meski bergantung pada faktor eksternal, Kovac menekankan bahwa Dortmund tetap bertekad meraih kemenangan penuh di hadapan pendukung sendiri.

Mewaspadai Kekuatan Inter Milan

Ujian bagi Dortmund dipastikan tidak akan mudah. Inter Milan, yang menyambangi Jerman dengan status sebagai pemimpin klasemen Serie A, merupakan lawan yang memiliki kohesi tim sangat kuat. 

Kovac pun meminta anak asuhnya untuk ekstra waspada terhadap kolektivitas tim berjuluk Nerazzurri tersebut.

Kovac menyoroti stabilitas skuat asuhan Cristian Chivu yang telah terbentuk cukup lama sebagai senjata utama mereka. 

"Mereka sudah bersama dalam formasi ini selama beberapa tahun," ujar Kovac memberikan analisisnya. "Mereka telah mempertahankan dominasi mereka, dan menerapkan permainan transisi dengan sangat baik."

Laga ini akan menjadi pembuktian bagi Dortmund apakah mereka mampu meredam dominasi transisi Inter Milan sekaligus menjaga asa mereka untuk terus melaju di kompetisi kasta tertinggi Benua Biru tersebut. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya