SPEKULASI mengenai masa depan Joshua Zirkzee di Manchester United memasuki babak baru. Penyerang berusia 24 tahun tersebut dilaporkan sangat ingin meninggalkan Old Trafford guna menyelamatkan kariernya dan mengamankan tempat di skuad timnas Belanda untuk Piala Dunia 2026.
Sinyal di Media Sosial dan Kekecewaan Zirkzee
Kabar kepindahan Zirkzee semakin menguat setelah sang pemain kedapatan menghapus referensi Manchester United dari bio Instagram pribadinya. Tindakan ini dianggap sebagai bentuk protes dan sinyal bahwa dirinya sudah tidak lagi melihat masa depan bersama Setan Merah di bawah asuhan manajer interim, Michael Carrick.
Zirkzee yang didatangkan dengan ekspektasi tinggi dari Bologna, gagal menunjukkan ketajamannya di Liga Primer Inggris. Musim ini, ia lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan, kalah bersaing dengan Matehus Cunha dan Benjamin Sesko.
Kebutuhan Mendesak Gian Piero Gasperini
Di sisi lain, pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, sangat mengagumi profil Zirkzee yang dianggap cocok dengan skema permainannya. Roma saat ini tengah mengalami krisis striker menyusul cederanya Artem Dovbyk dan Evan Ferguson. Kehadiran Zirkzee diharapkan mampu memberikan dimensi baru dalam penyerangan Giallorossi yang tengah berjuang menembus zona Liga Champions.
Statistik Joshua Zirkzee Musim 2025/2026 (Hingga Januari)
| Kompetisi | Penampilan | Gol | Assist | Menit Bermain |
|---|---|---|---|---|
| Liga Primer Inggris | 14 | 2 | 1 | 482' |
| Piala Liga / Piala FA | 2 | 0 | 0 | 36' |
| Total | 16 | 2 | 1 | 518' |
Opsi Peminjaman dengan Kewajiban Membeli
Roma dikabarkan telah mengajukan proposal peminjaman awal dengan opsi atau kewajiban membeli secara permanen di akhir musim senilai €35 juta. Namun, Manchester United dikabarkan hanya mau melepas Zirkzee jika mereka berhasil mendapatkan pengganti yang sepadan di sisa jendela transfer ini.
Meskipun Roma telah mendatangkan Robinio Vaz dan Donyell Malen bulan ini, Gasperini merasa Zirkzee adalah kepingan puzzle yang berbeda. Kemampuan link-up play Zirkzee yang brilian saat di Bologna menjadi alasan utama mengapa Roma bersedia menunggu hingga menit-menit terakhir bursa transfer Januari.
Apakah Joshua Zirkzee akan benar-benar kembali ke Italia dan mengenakan seragam kebesaran AS Roma, ataukah Manchester United akan tetap bersikeras mempertahankannya sebagai pelapis di Old Trafford?
