Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Juventus vs Benfica: Bianconeri Kejar Tiga Kemenangan Beruntun Liga Champions

Khoerun Nadif Rahmat
20/1/2026 17:15
Juventus vs Benfica: Bianconeri Kejar Tiga Kemenangan Beruntun Liga Champions
Logo Juventus(AFP.)

TIM Juventus akan menjamu Benfica di Allianz Stadium, Kamis (22/1), dengan target meraih kemenangan ketiga beruntun di Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2021-2022 sekaligus menjaga peluang lolos otomatis ke babak 16 besar. Juventus memasuki pertandingan ketujuh fase liga Liga Champions dalam situasi yang tidak sepenuhnya ideal.

Tim asuhan Luciano Spalletti baru saja menelan kekalahan mengejutkan di Serie A saat tumbang dari Cagliari, hasil yang membuat peluang mereka dalam perburuan Scudetto kian menipis.

Bianconeri kini tertahan di peringkat kelima klasemen liga domestik dengan selisih 10 poin dari puncak. Kekalahan tersebut juga menjadi yang kedua bagi Spalletti sejak menangani Juventus. Namun, sang pelatih berharap kompetisi Eropa bisa menjadi ajang kebangkitan, mengingat timnya tengah mencatat tujuh laga tanpa kekalahan di semua kompetisi, dengan enam kemenangan di antaranya.

Di Liga Champions, Juventus saat ini berada di posisi ke-17 dengan koleksi sembilan poin. Posisi itu sudah cukup untuk mengamankan tempat di babak play-off fase gugur, tetapi jarak tiga poin dari Atletico Madrid di peringkat kedelapan membuat peluang finis di zona lolos otomatis masih terbuka.

Syaratnya, Juventus harus menyapu bersih dua laga tersisa dan berharap hasil pertandingan lain berpihak kepada mereka. Namun, tantangan berat datang dari Benfica. Raksasa Portugal itu memiliki catatan historis yang lebih baik dalam pertemuan dengan Juventus, dengan tujuh kemenangan dari sembilan laga, termasuk tiga kemenangan beruntun terakhir.

Benfica juga tengah dalam tren positif saat menghadapi tim Italia di Eropa, tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir, termasuk kemenangan atas Napoli pada matchday keenam.

Meski performa domestik Benfica di awal 2026 belum stabil, anak asuh Jose Mourinho tetap berbahaya di Eropa. Mereka saat ini berada di peringkat ke-25 klasemen fase liga dan masih berpeluang menembus 24 besar untuk mengamankan tiket ke babak play-off.

Spalletti menegaskan timnya harus segera bangkit dan tampil lebih efektif. “Sekarang kami harus fokus ke pertandingan berikutnya dan memberikan sesuatu yang lebih, kecerdikan dan kualitas,” ujar Spalletti dikutip dari laman resmi klub.

Pertemuan di Turin ini akan menjadi ujian penting bagi Juventus untuk menjaga asa lolos otomatis, sekaligus peluang bagi Benfica memperpanjang dominasi mereka atas Si Nyonya Tua di pentas Eropa. (Ndf/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya